Lagi di Aceh? Jangan Lupa Naik Kereta Diesel ‘Perintis’ Cut Meutia

0
Kereta api diesel Cut Meutia di Aceh (Youtube)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (SU) memiliki kereta api yang melayani perjalanan perintis dengan relasi dari Stasiun Krueng Mane-Bungkaih-Krueng Geukueh. Relasi ini sendiri berada di Provinsi Aceh dan dilayani dengan kereta diesel Indonesia (KRDI) buatan PT INKA.

Baca juga: “Si Gombar” yang Tak Lagi Menghembuskan Uapnya

Dirangkum dari berbagai laman sumber oleh KabarPenumpang.com, kereta bernama Kereta Api Perintis Aceh ini mulai di uji coba pada 1 Desember 2013 lalu. Selama uji coba tersebut, masyarakat merasakan kesempatan untuk menaiki kereta ini secara gratis sebulan penuh.

Jalur kereta ini dari Stasiun Krueng Mane menuju Krueng Geukueh sendiri sepanjang 11,5 km dan berjalan di jalur rel selebar 1.435 mm, bukan 1.067 mm yang umumnya dipakai di Indonesia. Sayangnya kereta ini sempat berhenti operasi pada Juli 2014 karena okupansinya sepi dengan penumpang.

Namun, dua tahun kemudian tepatnya pada 3 November 2016, kereta KA Perintis Aceh tersebut kembali beroperasi dan berganti nama menjadi Kereta Api Cut Meutia dengan rangkaiannya diistirahatkan di depo Bungkaih. Nama Cut Meutia sendiri diambil dari pahlawan wanita yang berasal dari Aceh yakni Cut Nyak Meutia.

KA Cut Meutia sekali beroperasi mampu mengangkut penumpang sebanyak 192 dengan waktu tempuh 32 menit. Tiketnya pun cukup murah yakni hanya seribu rupiah untuk sekali perjalanan. Namun, karena ada perbaikan dan perawatan rangkaian, kereta yang beroperasi lima tahun silam itu harus berhenti beroperasi selama tujuh hari.

Baca juga: Jalur Kereta di Sulawesi, Nyaris Tak Terdengar Tapi Ada Bukti Jejak Sejarahnya

Manager Humas PT KAI Divre I SU, M. Ilud Siregar mengatakan, sehubungan dengan adanya perbaikan dan perawatan rangkaian untuk sementara perjalanan KA Perintis Cut Meutia terhitung mulai tanggal 24-30 Oktober 2018 dibatalkan perjalanannya. Dia mengatakan, adanya perbaikan dan perawatan karena sudah ada dalam program yang dilakukan unit Divre I SU. Terkait penghentian operasi sementara, PT KAI meminta maaf kepada penumpang.

“PT KAI Divre I SU memohon maaf kepada para penumpang dan pelanggan KA Perintis Cut Meutia disebabkan selama 7 hari KA Perintis Cut Meutia untuk sementara tidak berjalan atau beroperasi. Selanjutnya setelah selesai perbaikan dan perawatan KA Perintis Cut Meutia dapat berjalan atau beroperasi kembali sesuai peraturan perjalanan kereta api,” jelas Ilud.

Leave a Reply