MRT Jakarta Uji Coba Operasional Secara Penuh, Masyarakat Bisa Ikut Mencobanya

Saaat uji coba kereta MRT Jakarta (KabarPenumpang.com)

Sebagai layanan kereta bawah tanah pertama di Republik ini, tentu kehadiran MRT Jakarta menberi warna tersendiri dalam sejarah transportasi di Indonesia. Dan jelang peluncuran penuh pada bulan Maret mendatang, setiap netizen ramai membicarakan wahana transportasi masa depan ini. Setelah sebelumnya hanya media dan beberapa pejabat negara yang berkesempatan menjajal MRT Jakarta, kini giliran warga masyarakat luas diberi kesempatan mencoba komuter ini sebelum beroperasi penuh.

Baca juga: Tiga Stasiun MRT Jakarta Kini Telah Miliki “Naming Right”

Lantas yang jadi pertanyaan, bagaimana caranya untuk merasakan sensasi naik MRT fase 1 jurusan Lebak Bulus Bundaran HI? Corporate Secretary Divison Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaludin mengatakan, kesempatan ini diberikan untuk maskarakat selama tahap fase full trail run atau uji coba operasional secara penuh yang akan dimulai 26 Februari 2019 mendatang. Namun, dia menambahkan untuk masyarakat yang akan mencoba masih terbatas dan PT MRT Jakarta akan membuka pendaftaran yang bisa dilakukan melalui website MRT Jakarta.

“Saat uji coba nanti, kami menerapkan sistem kuota atau akan ada pembatasan jumlah orang yang bisa mengikuti uji coba kereta MRT Jakarta setiap hari,” ujar Kamaludin yang dikutip KabarPenumpang.com dari siaran pers, Jumat (18/1/2019).

Tak hanya itu, setiap harinya hingga masa pengoperasian secara komersial, kuota yang ditetapkan akan mengalami peningkatan secara bertahap. Kamaludin menjelaskan, bahwa masyarakat yang berminat harus memasukkan data diri ke website seperti nama, alamat dan nomor identitas.

Sedangkan untuk batas usia minimal mengikuti uji coba tersebut pun akan ditetapkan. Kamaludin mengatakan, batas usia akan diinformasikan kepada masyarakat setelah pendaftaran melalui website dibuka.

“Sepuluh hari pertama mulai tanggal 26 Februari 2019 itu peserta yang naik kereta MRT akan ikut dalam simulasi situasi emergency. Sehingga kuota akan ada pembatasan dari segi usia,” uhar Kamaludin.

Sebab dari tanggal 26 Februari hingga 7 Maret 2019 mendatang, MRT akan uji coba dengan skenario keadaan darurat yang akan diawasi oleh instansi berwenang. Kamaludin menegaskan, setelah sepuluh hari uji coba dengan skenario keadaan darurat, pendaftaran akan kembali dibuka untuk umum tanpa ada batasan umur.

Baca juga: MRT Jakarta: Pemberlakuan Gerbong Khusus Wanita Hanya di Jam Tertentu

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat terus memantau akun media sosial serta webite resmi PT MRT Jakarta untuk mendapat informasi terbaru untuk uji coba kereta MRT. Saat ini diketahui, pihak MRT Jakarta tengah menyempurnakan pengoperasian website pendaftaran uji coba sehingga masyarakat belum bisa mengakses website untuk mendaftar.