Mulai Alergi Kacang Hingga Abu Jenazah, Inilah Deretan Peraturan Unik di Maskapai

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Peribahasa tersebut mungkin cocok untuk menggambarkan peraturan yang berlaku di setiap tempat, termasuk maskapai. Namun, tidak semua peraturan tersebut masuk di akal, bahkan beberapa diantaranya akan memaksa Anda untuk mengernyitkan dahi ketika mendengarnya. Berikut, KabarPenumpang.com himpun 14 peraturan tidak biasa yang berlaku di maskapai versi telegraph.co.uk.

Baca Juga: Selera Makan Berubah Dalam Penerbangan? Inilah Sebabnya

Waspada Bau Badan!

Sumber: istimewa

Bagi Anda yang memiliki masalah dengan bau badan, pastikan untuk mengatasi masalah tersebut terlebih dahulu sebelum Anda menaiki tiga maskapai raksasa asal Negeri Paman Sam: United Airlines, American Airlines, dan Delta Air Lines karena bisa saja petugas dari maskapai tersebut melarang Anda untuk mengudara. Seperti kejadian pada tahun 2010 silam dimana seorang pria terpaksa diturunkan dari maskapai Air Canada Jazz setelah penumpang lain mengeluhkan bau badannya yang cukup ekstrim.

Pakaian yang Nyeleneh

Sumber: istimewa

Dibeberapa maskapai, penumpang yang menggunakan pakaian yang dianggap tidak sopan akan dilarang untuk terbang, seperti tidak menggunakan sepatu, hingga pakaian yang dianggap dapat menyinggung penumpang lainnya. Seperti kasus yang terjadi pada bulan Mei 2017 kemarin, dimana sekelompok wanita yang hendak terbang ke Magaluf, Spanyol terpaksa diturunkan dari penerbangan Jet2 karena mengenakan kaos bertuliskan “Bitches on Tour”.

Larangan Gaya Rambut yang Aneh

Sumber: mens-hairstyle.com

Pada umumnya, setiap maskapai akan meminta pramugarinya untuk memiliki tampilan rapi sesuai dengan standar konvensional seperti yang diungkapkan oleh pihak British Airways. Maskapai Hawaiian Airlines akan melarang setiap awak pesawatnya yang memiliki gaya rambut yang sedikit aneh, seperti pewarnaan rambut yang esktrem, cornrows, dreadlock, hingga Mohawk. Sementara itu United Airlines melarang pramugaranya yang memiliki facial hair yang trendi, seperti rambut dibawah bibir bawah, hingga kumis yang panjangnya melebihi  ¼ inci dari sisi mulut. Lain cerita dengan Jet Airways yang mewajibkan kru pesawatnya memiliki kulit yang mulus, tanpa bekas luka, jerawat, hingga ciri kulit yang permanen seperti tahi lalat.

Tentang Make Up Kru Pesawat

Sumber: vemale.com

United Airlines melarang pramugaranya untuk bersolek yang berlebihan, hanya sebatas lip gloss dan pomade untuk menata rambut. Sedangkan American Airlines menghimbau kepada pada pramugarinya untuk selalu bersolek ulang agar tetap terlihat segar, namun tidak di depan para penumpangnya.

Larangan Menggunakan Perhiasan
Hawaiian Airlines membatasi para kru pesawat untuk tidak menggunakan anting yang menjuntai yang diameternya melebihi  1½ inci. Sedangkan United Airlines memperbolehkan kru pesawatnya untuk mengenakan cincin maksimal empat buah, dengan catatan penggunaan di setiap tangannya tidak melebihi dua cincin.

Pembatasan Hewan Peliharaan

Sumber: istimewa

Di sebagian maskapai, hewan peliharaan diperkenankan masuk ke dalam kabin, namun setiap maskapai memiliki kategorinya masing-masing. Seperti British Airways yang memperkenankan semua jenis anjing untuk masuk kabin sementara United tidak memperbolehkan anjing jenis pitbull, ular, musang, tikus, dan laba-laba yang dipertimbangkan dapat membahayakan keselamatan penumpang lain. United juga memperbolehkan membawa monyet masuk ke dalam kabin selama ukuran binatang yang kerap kali dikaitkan dengan teori evolusi manusia tersebut tidak terlalu besar; setidaknya bisa ditempatkan di celah kursi bagian depan Anda.

Perijinan Terkait Pembawaan Tengkorak Hewan Bertanduk
Delta mengijinkan penumpang untuk membawa tengkorak hewan bertanduk, namun disimpan di dalam bagasi dan akan dikenai biaya tambahan; tentu saja mereka memiliki spesifikasi khusus mengenai ukurannya, yaitu dimensi liniernya tidak boleh melebihi 115 inci, dan berat tidak melebihi 70 lbs.

Baca Juga: Inilah 10 Penerbangan “Direct Flight” dengan Waktu Terlama di Dunia

Perijinan Terkait Pembawaan Abu Krematorium
Easyjet dan Ryanair mengizinkan penumpang membawa abu jenazah hasil krematorium selama dikemas dengan aman dan rapi, supaya terhindar abu tercecer selama perjalanan.

Bayi Juga Dilarang!
Di beberapa maskapai, bayi di bawah umur tujuh hari dilarang mengudara mengingat keselamatannya yang bisa saja terancam, tapi biasanya larangan ini berlaku untuk bayi di bawah usia 14 hari.

Penempatan Jenazah Selama di Kabin

Sumber: travelandstyle.ca

Delta Airlines memberlakukan sebuah peraturan yang bisa dibilang sedikit menyeramkan, yaitu membiarkan jenazah seseorang didudukkan di tempat duduk yang tersedia dengan menutupinya dengan selimut hingga batas leher dan memasangkannya kantung tidur.

Larangan Bagi Penumpang dan Kru Pesawat yang Mengidap Obesitas


Pada tahun 2013, Samoa Air yang terkenal kontroversial mulai memberlakukan tarif tambahan bagi siapa saja yang memiliki berat badan di atas rata-rata. 2 tahun berselang, Air India mengingatkan 600 dari 3500 awak kapal untuk menurunkan berat badan mereka dalam waktu enam bulan dengan ancaman diberhentikan dari pekerjaannya. Serupa dengan Samoa Air, Air France pun melakukan peraturan yang sama, yaitu mewajibkan penumpang yang memiliki berat badan di atas normal untuk membeli dua tiket sekaligus berlandaskan faktor keselamatan penerbangan

Baca Juga: Terbang Lintas Benua! Inilah 10 Rute Terpanjang Penerbangan Non Stop Komersial

Adalah Legal Untuk Membawa Stun Gun di Korea Selatan
Sehubungan dengan meningkatnya tindak kriminal yang terjadi di atas penerbangan, maskapai Korean Air Lines mengijinkan setiap kru maskapainya untuk membawa stun gun untuk melumpuhkan pelaku tindak kriminal selama pesawat mengudara

Hati-Hati Jika Anda Alergi Terhadap Kacang

Sumber: duakelinci.co.id


Jika Anda alergi kacang, siap-siap untuk tidak terbang menggunakan maskapai Korean Air, mengingat kejadian pada tahun 2014 silam dimana satu keluarga terpaksa diturunkan dari maskapai tersebut karena salah satu anaknya memiliki alergi terhadap kacang. Penurunan keluarga tersebut dilandaskan pada alasan keselamatan penerbangan

Pelarangan Pilot Berbicara Pada Ketinggian 10.000 kaki
Larangan ini dilandaskan pada alasan keselamatan penumpang dimana kru kokpit harus fokus saat hendak lepas landas hingga mencapai ketinggian 10.000 kaki, dan ketika hendak landing ketika pesawat sudah berada di ketinggian yang sama.