Tak sekadar pelayanan dan fasilitas terbaik yang menjadi prioritas utama, namun dibalik nama-nama kereta api yang sering digunakan masyarakat berasal dari nama sungai yang terkenal di Indonesia. Banyak kereta api favorit masyarakat bahkan sebagai perjalanan setia menuju destinasi unggulan ke berbagai kota yang dilewati kereta api tersebut.
Identitas kereta api di Indonesia tentu banyak yang diambil dari alam nusantara. Jika selama ini kita akrab dengan nama gunung seperti KA Lawu dan Argo Semeru, ada juga beberapa nama kereta api yang diambil dari nama tempat di kota tersebut bahkan dijadikan singkatan. Nah, selain itu nama sungai yang digunakan sebagai nama kereta api pun ada berbagai macam yang tentunya dilewati kereta api tersebut. Berikut ini daftar nama-nama sungai yang digunakan pada beberapa nama kereta api.
1. Kereta Api Logawa (Purwokerto-Jember)
Kereta api Logawa merupakan kereta api penumpang kelas bisnis dan ekonomi dengan rute Purwokerto–Jember. Kereta yang sudah beroperasi sejak 21 April 1999 tersebut pernah melaju sampai Stasiun Cilacap sampai tahun 2011. Sementara itu, nama Logawa diambil dari salah satu sungai di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yakni Kali Logawa dan merupakan salah satu anak Kali Serayu.
2. Kereta Api Progo (Lempuyangan–Pasar Senen)
KA Progo, kereta ekonomi rute Lempuyangan–Pasar Senen, ternyata punya sejarah panjang. Beroperasi sejak 2002, kereta ini dulunya merupakan bagian dari layanan KA Senja tahun 1970-an. Namanya diambil dari Sungai Progo yang membelah tiga kabupaten di Daerah Istimewa Yoguakarta (DIY), yaitu Sleman, Kulon Progo, dan Bantul.
3. Kereta Api Bengawan (Purwosari-Pasar Senen)
Kereta api Bengawan merupakan kereta api dengan layanan ekonomi dengan rute Stasiun Purwosari, Surakarta sampai Stasiun Pasar Senen. Bengawan adalah sungai di Jawa Tengah, yang menjadi sungai terpanjang di Pulau Jawa. Dalam sekali jalan, KA Bengawan menempuh perjalanan selama 9 jam 28 menit.
4. Kereta Api Brantas (Blitar–Pasar Senen)
Memiliki rute perjalanan dari Blitar sampai Pasar Senen dengan penumpang kelas eksekutif dan ekonomi. Umur kereta ini termasuk sudah tua karena telah dioperasikan sejak 1 Oktober 1998 dengan relasi Kediri–Tanahabang via Manggarai. Nama kereta ini diambil dari Kali Brantas yang merupakan sungai terpanjang kedua di Pulau Jawa yang mengalir melewati satu kota dan empat kabupaten di Jawa Timur.
5. Kereta Api Serayu (Purwokerto-Pasar Senen)
Nama kereta api yang terinspirasi dari sungai di Indonesia berikutnya adalah KA Serayu. Kereta ini melayani rute dari Purwokerto ke Pasar Senen dan telah beroperasi sejak 15 November 1990. Kereta api Serayu diambil dari nama Sungai Serayu yang terletak di Jawa Tengah dan membelah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Purbalingga.
6. Kereta Api Bogowonto (Lempuyangan-Pasar Senen)
Memiliki rute lintas Jawa Tengah dengan relasi perjalanan dari Stasiun Lempuyangan sampai Pasar Senen. Kereta tersebut melayani penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium, sejak 3 September 2010. Nama Bogowonto yang digunakan sebagai diambil dari Sungai Bogowonto yang mengalir melalui Kabupaten Wonosobo dan Purworejo, Jawa Tengah hingga bermuara di Samudera Hindia.
Yuk, Kenali Terowongan Kereta Api Terpanjang di Dunia, Ada yang Hampir 60 Km
