Saturday, January 24, 2026
HomeBandaraPanduan Lengkap Wisata ke Greenland untuk Paspor Indonesia: Visa, Rute, dan Tips...

Panduan Lengkap Wisata ke Greenland untuk Paspor Indonesia: Visa, Rute, dan Tips Akomodasi

Bagi pelancong asal Indonesia, membayangkan Greenland sering kali memunculkan citra bongkahan es raksasa dan tarian cahaya Aurora di langit malam. Namun, mewujudkan perjalanan ke pulau terbesar di dunia ini membutuhkan perencanaan yang jauh lebih matang dibandingkan sekadar terbang ke Eropa.

Langkah pertama dan yang paling krusial terletak pada urusan administratif, di mana paspor Indonesia memerlukan penanganan khusus. Meskipun Greenland merupakan bagian dari Kerajaan Denmark, wilayah ini tidak termasuk dalam kawasan Schengen. Oleh karena itu, Anda wajib mengajukan visa melalui kedutaan atau VFS Global Denmark dengan permintaan spesifik untuk mendapatkan catatan “Valid for Greenland”.

Tanpa stempel tambahan tersebut, Anda akan tertahan di gerbang masuk Kopenhagen dan tidak diizinkan melanjutkan penerbangan ke arah utara.

Sebaiknya Anda Tahu, Era Stempel Paspor di Negara Schengen Berakhir pada 10 November 2024

Perjalanan udara dari tanah air menuju wilayah Arktik ini akan menjadi petualangan panjang melintasi benua. Karena tidak ada penerbangan langsung dari Asia, Anda harus terbang menuju Kopenhagen, Denmark, sebagai titik transit utama.

Dari Jakarta, Anda bisa memilih maskapai kelas dunia seperti Qatar Airways, Singapore Airlines, atau Emirates untuk mencapai ibu kota Denmark tersebut. Setelah tiba di Kopenhagen, perjalanan dilanjutkan dengan maskapai nasional Air Greenland yang akan membawa Anda membelah Samudra Atlantik Utara.

Selain jalur Denmark, alternatif lain adalah melalui Reykjavik, Islandia, dengan menggunakan maskapai Icelandair. Pilihan ini sering kali diambil oleh wisatawan yang ingin menggabungkan pesona alam Islandia sebelum akhirnya mendarat di Nuuk, ibu kota Greenland yang kini memiliki bandara internasional yang jauh lebih modern.

Profil Bandara Nuuk: Gerbang Internasional Greenland di Tengah Gejolak Global

Sesampainya di sana, Anda akan bertransaksi menggunakan mata uang Krone Denmark. Meskipun teknologi pembayaran nirkabel sudah sangat lazim di kota-kota besar seperti Nuuk dan Ilulissat, suasana tradisional tetap terasa kental.

Dalam hal akomodasi, Greenland menawarkan pengalaman menginap yang sangat dekat dengan alam namun tetap mengutamakan kenyamanan termal. Salah satu penginapan paling ikonik adalah Hotel Arctic di Ilulissat yang terkenal karena letaknya yang berada di tepi fjord es, memungkinkan tamu melihat bongkahan es yang hanyut langsung dari jendela kamar.

Bagi yang mencari suasana lebih urban namun elegan, Hotel Hans Egede di Nuuk menjadi pilihan favorit karena fasilitasnya yang lengkap di jantung kota. Sementara itu, bagi pemburu foto yang ingin merasakan sensasi kabut laut dan rumah-rumah kayu warna-warni, Inuk Hostels menawarkan pengalaman tinggal di kabin tradisional yang menghadap langsung ke perairan fjord.

Menjelajahi Greenland berarti bersiap menghadapi cuaca yang tidak menentu, sehingga fleksibilitas jadwal sangatlah penting. Sangat disarankan untuk menyiapkan hari cadangan dalam rencana perjalanan Anda karena badai salju atau kabut tebal bisa saja menunda jadwal penerbangan domestik secara tiba-tiba.

Bagi wisatawan Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis, mengenakan pakaian dengan sistem berlapis—mulai dari bahan wol merino hingga jaket tahan angin—adalah kunci utama agar tetap hangat. Dengan persiapan visa yang tepat, rute penerbangan yang terencana, dan pemilihan penginapan yang strategis, perjalanan ke Greenland akan menjadi memori seumur hidup yang melampaui segala ekspektasi tentang keindahan alam di ujung dunia.

Islandia (1): Menjejakkan Kaki di Negeri Surga Aurora

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru