Friday, February 27, 2026
HomeAnalisa AngkutanPintu Timur Stasiun Bogor Menuju Alun-alun akan Ditutup, Ini Kata Pemkot Bogor

Pintu Timur Stasiun Bogor Menuju Alun-alun akan Ditutup, Ini Kata Pemkot Bogor

Stasiun Bogor merupakan stasiun pemberhentian terakhir perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL). Jalur selatan yang selalu ramai ini menjadi satu-satunya stasiun yang tentu dipadati oleh masyarakat khususnya yang berdomisili di Kota Bogor. Tak hanya itu selain masyarakat asli Bogor, banyak yang berbondong-bondong dari wilayah lain menuju ke Kota Bogor hanya untuk sekedar destinasi atau pun berwisata.

Seperti contoh pada data terakhir saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu, volume stasiun tertinggi yaitu Stasiun Bogor jumlah pengguna selama periode Nataru di angka 1.030.47 orang. Data tersebut merupakan hasil dari keseluruhan pengguna Commuter Line dari arah Jakarta yang menuju ke Stasiun Bogor untuk berwisata.

Mendengar kabar dari berbagai laman di media sosial bahwa rencana akses pintu Stasiun Bogor akan dilakukan penutupan untuk penumpang Commuter Line yang berada di Stasiun Bogor. Penutupan tersebut merupakan usulan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dengan kebijakan yang direncanakan. Akses pintu Stasiun Bogor yang akan dilakukan penutupan adalah akses pintu timur stasiun.

Pintu Timur Stasiun Bogor yang diusulkan untuk ditutup berada di Jalan Nyi Raja Permas atau berhadapan dengan kawasan Alun Alun Kota Bogor. Dari informasi yang dikutip dari laman Radar Bogor bahwa Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan penutupan Pintu Timur Stasiun Bogor tidak untuk semua akses. Usulan itu hanya berlaku bagi penumpang yang hendak keluar saja serta mengurai kepadatan yang selama ini terjadi di kawasan Alun Alun Kota Bogor dan Jalan Nyi Raja Permas.

Setiap hari libur, warga yang datang ke Alun Alun Kota Bogor sendiri mencapai lebih dari seribu. Sehingga penutupan itu, bagian dari langkah penataan. Usulan menutup pintu bagian timur Stasiun Bogor ini pun belum dipastikan atau masih dalam perencanaan. Pemkot Bogor masih menempuh beberapa langkah strategis lainnya untuk merealisasikan rencana tersebut.

Chusnul menambahkan pengunjung Alun Alun Kota Bogor diminta untuk tetap menajaga kebersihan. Mereka juga diimbau untuk bisa menjaga ketertiban. Sementara itu untuk pedagang asongan dan Pedagang Kaki Lima (PKL) juga agar tidak berdagang di dalam Alun Alun. Karena bisa merusak estetika keindahan dan kenyaman dari Alun Alun itu.

Sebelumnya selain pintu timur, Stasiun Bogor memiliki beberapa pintu keluar dan masuk di titik lainnya dengan penataan ulang agar mudah diakses penumpang. penataan ulang akses keluar dan masuk penumpang di Stasiun Bogor dilakukan pada Sabtu, 20 Desember 2025 lalu.

Dalam kebijakan terbaru ini, gate yang sebelumnya berada dalam satu deretan kini dipisahkan ke dua titik berbeda guna meningkatkan kelancaran pergerakan penumpang. Untuk akses masuk, PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) memindahkan gate ke area belakang lokasi musik. Sementara itu, gate keluar kini ditempatkan di depan gerai Alfa Ekspres.

Secara fungsional, gate yang ada tetap dapat digunakan baik untuk masuk maupun keluar apabila diperlukan dalam kondisi tertentu. PT KAI berharap perubahan ini dapat meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta efisiensi mobilitas penumpang di Stasiun Bogor, sekaligus mendukung integrasi akses antarstasiun yang berada dalam satu kawasan.

Akses Keluar Stasiun Bogor Kini Ada Dua Pintu

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru