Selain Kualitas Layanan, Nilai Aset di Dunia Transportasi Tak Bisa Dikesampingkan

Riyadh Metro. Sumber: pmvmiddleeast.com

Selain penting bagi perekonomian dan masyarakat di suatu daerah – tanpa disadari – jaringan transportasi juga berpengaruh terhadap kualitas orang-orang yang hidup di dalam lingkaran tersebut, dimana mereka bisa memiliki keleluasaan untuk bepergian dari satu titik menuju titik lainnya. Layaknya teknologi, jaringan transportasi pun akan terus mengalami perkembangan, yang pada akhirnya, itu semua mampu meningkatkan pengalaman perjalanan para penggunanya.

Baca Juga: Riyadh Metro, Inilah Serba-Serbi LRT Pertama di Arab Saudi

Selain perkembangan teknologi yang juga memegang andil dalam dunia transportasi, soal polusi juga turut mencuat ke permukaan. Wajar saja jika setiap operator transportasi mengupayakan sebuah moda yang aman, cepat, andal, dan ramah lingkungan untuk ‘memindahkan’ penumpang dan barang. Banyak yang menilai bahwa perjalanan menggunakan kereta api itu 50 persen lebih ramah lingkungan, dan sembilan kali lebih aman ketimbang moda darat lainnya.

Namun untuk mempertahankan penilaian tersebut, para pelaku industri ini harus memastikan keamanan aset, memberikan layanan terbaik yang telah dijanjikan sebelumnya, dan memaksimalkan kinerja aset. Keamanan aset di sini mencakup menghindari kecelakaan, cidera, atau bahkan kematian para pekerjanya. Sedangkan memaksimalkan kinerja aset di sini maksudnya adalah memberikan solusi yang paling ekonomis dalam setiap pertimbangan, tanpa mengesampingkan soal keselamatan dan keamanan.

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman constructionweekonline.com (12/6/2018), laporan McKinsey & Company berjudul Imagining Construction’s Digital Future yang diterbitkan pada tahun 2016 menunjukkan bahwa industri konstruksi belum sepenuhnya mengadopsi platform terintegrasi, yang mencakup perencanaan, desain, konstruksi, operasi, dan pemeliharaan proyek. Akibatnya, sebagian besar organisasi kehilangan sumber informasi yang terkait dengan desain, biaya, dan jadwal proyek, atau kondisi aset selama operasi.

Hingga saat ini, membangun atau mengadopsi standar Building Information Modelling (BIM) dan proses untuk mengatasi tantangan ini telah menjadi fokus penting organisasi infrastruktur rel dan profesional di seluruh dunia. Dan ketika masa seperti ini, Bentley Systems hadir bak pahlawan dengan beragam penawaran yang diharapkan bisa menjadi jawaban dari masalah BIM tersebut.

Baca Juga: Ternyata, Ini Yang Harus Dilakukan Pilot Saat Terjadi Malfungsi Rem!

Sebagai contoh, salah satu produk Bentley Systems yang bernama ComplyPro memungkinkan penggunanya — termasuk Riyadh Metro di Arab Saudi — untuk secara jelas mendefinisikan, mencatat, dan mengelola persyaratan proyek melalui daftar berbasis cloud, yang memungkinkan setiap persyaratan untuk diakui dan dikelola secara efisien. Jadi, bukan melulu soal keselamatan, tapi juga aset merupakan salah satu nilai penting yang tidak boleh dianak-tirikan.