Friday, June 19, 2026
HomeDaratStasiun Cibadak: Gerbang Utama Bagi Wisatawan Menuju Kabupaten Sukabumi

Stasiun Cibadak: Gerbang Utama Bagi Wisatawan Menuju Kabupaten Sukabumi

Perjalanan menggunakan kereta api selain kangen kampung halaman tentu bisa dijadikan pengalaman berkunjung ke lokasi yang diinginkan. Apalagi saat akhir pekan tiba, tentu pengguna kereta api dengan tujuan lokasi yang digemari akan semakin meningkat.

Tak hanya pada kota-kota yang didominasi oleh wisatawan pada umumnya seperti Jawa Tengah maupun Jawa Timur, ternyata kawasan yang tak jauh dari wilayah Jabodetabek pun justru cukup ramai dengan kereta api yang ada di jalur ini. Ya, berada di lintas Bogor – Sukabumi masyarakat lebih cenderung melakukan perjalanan khususnya wisata menggunakan Kereta Api (KA) Pangrango.

Beberapa stasiun yang dilewati oleh KA Pangrango memang memiliki keunikan tersendiri, mulai dari bangunan stasiunnya hingga menuju ke kawasan wisata sebagai gerbang utama saat turun di stasiun. Selain Stasiun Sukabumi sebagai stasiun kedatangan dan keberangkatan KA Pangrango, ada lagi stasiun selanjutnya yang cukup ramai dengan penumpang.

Ya, Stasiun Cibadak merupakan stasiun yang ternyata cukup ramai dengan penumpang KA Pangrango yang naik dan turun. Setiap akhir pekan, arus penumpang yang naik dan turun di Stasiun Cibadak, Jawa Barat, nyaris tak pernah sepi. Lokasinya di jalur strategis Bogor-Sukabumi menjadikan stasiun ini sebagai salah satu pintu masuk utama bagi wisatawan yang hendak menuju Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Stasiun kelas kecil/III ini menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat yang melakukan perjalanan sehari-hari maupun perjalanan akhir pekan. Kereta api memberikan pilihan transportasi yang nyaman, tepat waktu, dan terhubung dengan berbagai tujuan di sepanjang lintas Bogor – Sukabumi. Selama beberapa tahun terakhir, layanan KA Pangrango memang menjadi pilihan masyarakat dan wisatawan di lintas tersebut.

KA Pangrango menghubungkan masyarakat dengan sejumlah stasiun seperti Bogor, Batutulis, Maseng, Cigombong, Cicurug, Parungkuda, Cisaat, dan Sukabumi. Tiket kereta api keberangkatan Stasiun Bogor Paledang menuju Stasiun Cibadak dibanderol mulai dari Rp35.000 sekali jalan. Bahkan untuk kelas ekonomi dengan tipe New Generation modifikasi Balai Yasa Manggarai PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) memberikan diskon mulai dari Rp28.000 sekali jalan.

Diketahui, konektivitas di Stasiun Cibadak mampu mendukung mobilitas pekerja, pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, serta wisatawan yang melakukan perjalanan antarkota di Jawa Barat. Sebab, Stasiun Cibadak berada relatif dekat dengan berbagai destinasi wisata unggulan Sukabumi yang banyak dikunjungi saat akhir pekan.

Dari area stasiun, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Situ Gunung Suspension Bridge yang dikenal sebagai salah satu jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara, menikmati keindahan Curug Sawer.

Selain itu bisa menjelajahi kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang menawarkan panorama pegunungan dan hutan yang masih terjaga. Wilayah Cibadak dan Sukabumi juga dikenal dengan beragam kuliner serta oleh-oleh khas yang menjadi tujuan wisatawan setelah menikmati wisata alam.

Data KAI menunjukkan, volume pelanggan naik dan turun di Stasiun Cibadak selama Januari hingga Mei 2026 mencapai 74.281 penumpang. Angka tersebut meningkat 6,46 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 69.775 penumpang.

Peningkatan vokume penumpang ini menunjukkan peran stasiun yang semakin penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya. Pertumbuhan pelanggan di Stasiun Cibadak, kata Anne, juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi yang mampu menghubungkan kawasan permukiman, pusat aktivitas ekonomi, dan destinasi wisata.

Rute KA Bogor – Sukabumi – Cianjur, Masih Eksis Meski Terlupakan

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru