Selain Mesin, Yuk Kenali Arti Suara-Suara di Dalam Kabin Pesawat

Sebagaimana layaknya moda transportasi yang mengandalkan pasokan tenaga dari mesin, sudah barang tentu pesawat identik dengan beragam ‘suara-suara.’ Dan yang paling mudah didengar dan paling masif terasa adalah suara denging dari mesin pesawat yang di luar kabin cukup memekakkan telinga. Untungnya teknologi kabin yang kedap, memungkinkan suara keras dari mesin dapat di reduksi semaksimal mungkin.

Namun saat Anda memasuki kabin pesawat dan saat tinggal landas, faktanya tak hanya suara dari mesin yang bakal terdengar. Semisal saart pesawat melaju menuju landas pacu, tak jarang akan muncul suara-suara dari atas rak/bagasi tas di atas tempat duduk. Selain itu masih ada suara-suara lain yang masih berpotensi Anda dengar. Tapi tahukah Anda, suara apa saja yang bisa menjadi patokan keselamatan dalam penerbangan?

Baca juga: “Jual Tiket Berdiri” di Pesawat, Awak Maskapai Pakistan Diperkerakan

Dilansir KabarPenumpang.com dari telegraph.co.uk (18/6/2017), dua orang pakar penerbangan bisa membantu Anda untuk menjelaskan suara-suara apa saja yang ada dalam sebuah penerbangan. Marc Levy seorang insinyur yang bekerja pada Boeing mengatakan, asumsi logis bila segala sesuatu yang ada di pesawat terbang bersuara. “Ketika Anda memberi sedikit sentakan pesawat, semua barang di dalamnya adalah Akan menyesuaikan dan kadang saling bersentuhan dan menghasilkan suara,” ujar Levy.

Mike Leary mantan karyawan Boeing lainnya, mengatakan bila dari daftar pemeriksaan pesawat semua dinyatakan normal, maka seperti suara dengungan, biasanya suara ini dihasilkan dari tenaga pada bagian belakang pesawat. Leary mengatakan, perubahan suara akan terdengar jelas saat pintu pesawat di tutup.

Baca juga: Tidak Ada Korban Jiwa Dalam Insiden Jatuhnya Pesawat Piper PA32

“Saat pintu ditutup, para penumpang mungkin merasakan adanya perubahan suara, dan lampu akan berkedip.  Saat itu pilot memang mengalihkan sistem kelistrikan dari ground ke sistem pesawat terbang. Selanjutnya Anda akan mendengar mesin berbunyi seperti “rengekan spin-up” dan kemudian ‘raungan’,” ujar Leary. Adalagi suara gong-gongan, namun ini bukanlah suara anjing, melainkan bunyi suara perangkat untuk menghemat bahan bakar. Biasanya perangkat ini berada di Airbus bermesin ganda.

“Ini memastikan tekanan hidrolik seimbang saat mereka hanya menggunakan satu mesin saat push-back dan taksi. Semua maskapai ingin menghemat bahan bakar jadi ini pilihan mereka. Ini berisik dan agak mengerikan karena siklus dan mematikan, on dan off, on dan off karena fluktuasi tekanan. Kedengarannya seperti kulit kayu bernada tinggi untuk beberapa orang seperti mendengar woof-woof-woof-woof,” kata Leary.

Baca juga: Mendebarkan! Pesawat Ini Landing Tanpa Roda

Para penumpang pesawat Airbus juga akan mendengar dengingan yang berkepanjangan sebelum dan sesudah mendarat. Biasanya bunyi ini terdengar dari alat yang digunakan untuk membuka dan menutup pintu kargo. Suara dengungan lainnya bisa didengar sesaat sebelum lepas landas, dimana pilot akan membuat sayap terbuka atau tertutup dalam melakukan pengereman udara (air brake). “Anda bisa melihatnya drop down jika Anda duduk di dekat sayap,” jelas Leary.

Leary mengatakan, suara putaran roda juga bisa terdengar saat pesawat berjalan di landasan pacu. Menurutnya, setiap suara dari roda pesawat akan terdengar gulirannya dan saat roda masuk atau pun keluar akan terdengar suara sentakannya.

Baca juga: Penumpang Wanita Ditemukan Tewas, Dibawa Keluar Pesawat dengan Diseret

Saat awal pesawat akan lepas landas, kebisingan pada mesin juga akan terdengar jelas. Patrick Smith seorang pilot mengatakan setelah mendarat dan menaikkan landing gear, pilot akan mengikuti kecepatan dan ketinggian yang sudah ditentukan. Suara bising ini akan secara bertahap menghilang, saat pesawat akan mendarat dan melambat.

Meski jarang, penumpang juga kemungkinan akan mendengar suara lonceng atau bel, Smith mengatakan, suara tersebut adalah panggilan telepon dari tempat awak kabin dan kokpit seperti interkom. Selain itu lonceng juga akan berbunyi sebagai sinyal untuk awak kabin. Baru-baru ini, Qantas menulis di blognya, “Di pesawat Airbus kami, Anda akan mendengar suara ‘dong’ sesaat setelah lepas landas, suara ini memungkinkan awak kapal tahu bahwa landing gear ditarik kembali.

“Tergantung di mana Anda duduk, Anda mungkin bisa mendengar atau merasakannya bergerak, jika Anda berada di lantai bawah di ujung runcing salah satu pesawat Boeing 747, Anda pada dasarnya duduk tepat di atas roda pendaratan depan,” ujar Smith.

Bunyi dong kedua biasanya adalah untuk menandakan bahwa tanda sabuk pengaman dimatikan. Pesan prioritas dari pilot dengan membunyikan tiga lonceng. Biasanya ini memberitahu awak kabin bila ada kemungkinan turbulensi di depan, sehingga awak kabin bisa memindahkan gerobak makanan dan bersiap mengenakan sabuk pengaman bila lampu sabuk pengaman menyala.

Sedangkan untuk suara yang berbahaya, bila terdengar seperti suara ledakan keras. Ini bisa saja ada masalah serius yang terjadi pada pesawat. Sehingga awak kabin bisa waspada dan memperingatkan penumpang.