Swedia Bebaskan Rakyatnya Pilih Nama Sebuah Kereta

0

Operator kereta api Swedia, MTR Express berjanji akan memberikan nama salah stau armada kereta terbarunya dengan nama “Trainy McTrainface” setelah pilihan nama tersebut mengalahkan beberapa calon nama lainnya. Bukan tanpa alasan, operator kereta api Swedia mengatakan pemilihan nama ini akan memberikan kebahagiaan, terutama bagi warga Inggris yang kecewa karena usulan nama Boaty McBoatface untuk sebuah kapal penelitian kutub dalam jajak pendapat serupa pada April 2016 silam ditolak.

Baca Juga: Melesat 200 Km Per Jam, Arlanda Express Kereta Bandara Tercepat

Sebagaimana KabarPenumpang.com wartakan dari laman smh.com.au (21/7/2017), Trainy McTrainface unggul 49 persen suara dalam sebuah kompetisi penamaan. Lewat polling yang dilakukan secara online oleh MTR Express dan media cetak Swedia, mengalahkan pilihan nama lainnya, seperti Hakan, Miriam, dan Poseidon.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak MTR, pemilihan nama Trainy McTrainface akan diterima oleh masyarakat luas. “Ini merupakan sebuah berita yang akan diterima oleh semua orang dengan rasa gembira, bahkan untuk orang-orang di luar Swedia,” tulis MTR dalam pernyataan tersebut.

Sumber: independent.co.uk

Nantinya, kereta ini akan menghubungkan Ibu Kota Swedia, Stockholm dengan Gothenburg, kota terbesar kedua di salah satu negara Skandinavia ini. Bagaikan suksesor Inggris, Swedia berhasi menunjukkan kepada dunia bahwa negara tersebut bisa lebih demokratis dalam menentukan sebuah nama salah satu moda transportasinya.

Tahun lalu, Inggris mendatangkan sebuah kapal penelitian kutub dan akan melakukan jajak pendapat secara online untuk menentukan penamaan dari kapal tersebut. Kala itu, hasil polling menunjukkan nama Boaty McBoatface-lah yang keluar dengan suara terbanyak. Namun entah bagaimana caranya, pemerintah Inggris tidak setuju dengan polling yang sudah dilakukan tersebut, sehingga kekecewaan pun merundung warga Inggris. Padahal, warga Inggris percaya penamaan Boaty McBoatface akan menabah kesan anggun pada siapapun yang menggunakannya.

Baca Juga: Inilah 10 Kereta Bawah Tanah Paling Keren di Dunia!

Berbeda dengan dalam negeri, dimana setiap nama suatu armada transportasi ditentukan langsung oleh perusahaan yang berkaitan, seperti penamaan kereta Argo Parahyangan, Dwi Pangga, dan Gajayana merupakan segelintir nama kereta yang langsung dipilih oleh PT KAI tanpa melempar polling kepada masyarakat.

Tentu, penentuan nama suatu armada transportasi baik dengan cara voting maupun penentuan langsung dari perusahaan terkait memiliki keuntungan dan kekurangan masing-masing. Ketika sebuah polling dilempar ke masyarakat, berarti peran serta mereka menentukan penamaan tersebut. Namun jika perusahaan langsung yang menentukan pemilihan nama, maka kesalahpahaman seperti yang terjadi di Inggris akan dapat diminimalisir.

Leave a Reply