Tuesday, March 10, 2026
HomeAnalisa AngkutanTiket Tidak Langsung Hangus saat Ketinggalan Kereta Cepat, Jika Penumpang Bisa Lakukan...

Tiket Tidak Langsung Hangus saat Ketinggalan Kereta Cepat, Jika Penumpang Bisa Lakukan Ini

Kecewa bahkan miris jika masyarakat tertinggal kereta api yang akan dinaiki akibat suatu hal saat menuju ke stasiun pemberangkatan. Salah satu yang membuat ketinggalan kereta api tak lain dan tak bukan akibat kemacetan yang tidak bisa diprediksi. Hal tersebut sudah pasti terasa jenuh dengan keadaan yang bercampur aduk tidak karuan. Apalagi yang di akan digunakan adalah kereta cepat, pasti sudah sangat kesal jika tertinggal.

Dari kejadian tersebut sepertinya tak perlu khawatir lagi. Karena PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan penumpang Kereta Cepat Whoosh tidak perlu panik apabila tertinggal kereta. Melalui kebijakan reschedule yang semakin fleksibel, tiket perjalanan tidak langsung hangus dan masih dapat diubah jadwalnya hingga 15 menit setelah waktu keberangkatan.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan kebijakan ini diterapkan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi penumpang Whoosh, sekaligus menjawab kebutuhan penumpang yang menghadapi situasi perjalanan tidak terduga.

“Kebijakan ini dihadirkan sebagai bentuk peningkatan layanan kepada penumpang, khususnya bagi mereka yang tertinggal kereta akibat kondisi lalu lintas, cuaca, atau faktor lain di luar kendali. Dengan adanya fleksibilitas ini, penumpang tetap memiliki kesempatan melanjutkan perjalanan tanpa harus kehilangan tiket yang telah dibeli,” ujar Eva, dikutip dari kcic.co.id,

Reschedule tiket secara offline melalui loket stasiun dapat dilakukan hingga batas maksimal 15 menit setelah jadwal keberangkatan. Oleh karena itu, penumpang diimbau segera menuju loket dan mengantisipasi antrean agar proses perubahan jadwal dapat dilakukan tepat waktu dan tiket tidak hangus. Untuk perubahan jadwal di tanggal yang sama, penumpang tidak dikenakan potongan bea tiket.

Namun, apabila penumpang memilih jadwal baru dengan tarif yang lebih mahal, maka penumpang perlu membeli tiket baru dan bea tiket lama akan dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, jika penumpang melakukan perubahan ke jadwal dengan tarif yang sama atau lebih murah, maka tidak dikenakan biaya tambahan. Meski demikian, tidak ada pengembalian selisih harga apabila tarif tiket baru lebih rendah.

Meskipun terdapat kebijakan reschedule yang fleksibel, KCIC tetap mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna memastikan perjalanan berjalan lancar. Diketahui reschedule ini merupakan bagian dari komitmen KCIC dalam menghadirkan layanan transportasi cepat yang nyaman, adaptif, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat

Berikut ini cara pembelian tiket Kereta Cepat Whoosh:
1. Pembelian tiket dapat dilakukan secara offline dan online.
2. Tempat pembelian offline dapat dilakukan pada:
– Loket Stasiun hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan dengan metode pembayaran tunai maupun non tunai (Debit Card, Credit Card, & QRIS).
– Ticket Vending Machine hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan dengan metode pembayaran menggunakan QRIS.
3. Pembelian online dapat dilakukan melalui:
– Aplikasi Whoosh Kereta Cepat hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan dengan metode pembayaran menggunakan transfer bank, QRIS, E-Wallet, dan kartu kredit.
– Website ticket.kcic.co.id hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan dengan metode pembayaran menggunakan transfer bank, QRIS, E-Wallet dan kartu kredit.
– Aplikasi resmi lainnya yaitu Access by KAI, Brimo by BRI, BNI Mobile dan Livin by Mandiri hingga 60 menit sebelum jadwal keberangkatan dengan metode pembayaran menggunakan transfer bank, QRIS, E-Wallet, dan kartu kredit.

Bak Primadona, LRT Jabodebek Kini Makin Jadi Andalan Kaum Pekerja

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru