32 Tahun Mengangkasa, Inilah Kaleidoskop Emirates

Sumber: flyertalk.com

Tak terasa, sudah 32 tahun Emirates menyelami dunia penerbangan internasional. Siapa yang menyangka, dibalik nama besar Emirates sekarang, perusahaan yang berbasis di Dubai ini hanya mengeluarkan modal awal sebesar USD$10 juta. Namun kini, maskapai berjuluk restoran terbang ini sudah berkembang sangat pesat. Dewasa ini, sebuah literatur menyebutkan bahwa Emirates melayani 190 makanan per menit yang dilayani oleh 23.000 awak kabin dengan 590 penerbangan setiap harinya.

Baca Juga: Atasi Kebosanan Selama Penerbangan, Emirates Rancang Program Khusus Untuk Anak

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman gulfnews.com (25/10/2017), berikut adalah kaleidoskop perjalanan Emirates menghiasi langit dunia.

1985
Tepatnya pada tanggal 25 Oktober, Emirates pertama kali melakukan perjalanan udaranya dari Dubai ke Karachi, Pakistan. Menggunakan Boeing 737-300 dan mengangkut 133 penumpang, penerbangan EK600 dengan konfigurasi dua kelas tersebut menjadi yang pertama menyapa angkasa luas di bawah nama Emirates kala itu. Pada awalnya, maskapai ini hanya menggunakan dua pesawat saja, yaitu Boeing 737-300 dan Airbus A300B4-200 yang  dipinjamkan oleh Pakistan International Airlines. The Royal Family’s Dubai Royal Air Wing juga diketahui menyediakan dua armada Boeing 727-200 Adv. untuk menambah daya gedor dari maskapai ini.

1989
Emirates mulai melebarkan rute penerbangannya, dengan menambahkan penerbangan menuju Bangkok, Manila dan Singapura. Walaupun pada tahun 1986, Emirates juga telah menambahkan beberapa destinasi baru, seperti Colombo, Dhaka, Amman, dan Kairo.

1991
Membuka rute penerbangan menuju Hong Kong. Selama dekade pertama pengoperasiannya, Emirates mencatat pertumbuhan yang sangat kuat, dengan rata-rata 30%.

1992
Walaupun baru seumur jagung, tapi Emirates mampu menjadi maskapai pertama yang memperkenalkan kembali layanan seat-back televisions. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan Emirates untuk lebih memanjakan para penumpangnya.

1993
Emirates mulai menawarkan layanan round-the-world pada musim gugur. Layanan ini tersedia berkat kemitraan yang mereka jalin dengan US Airways.

1995
Di usianya yang menginjak enam tahun, Emirates menambah enam Airbus A300s dan delapan Airbus A310 ke dalam list armadanya. Tidak hanya itu, di tahun ini juga Emirates tercatat sudah menyediakan 37 destinasi penerbangan yang tersebar di 30 negara.

1998
Emirates meluncurkan Sky Cargo. Meskipun Emirates selalu menyediakan layanan kargo yang menggunakan kapasitas di dalam pesawat penumpangnya, maskapai ini sekarang diperluas dengan penyewaan pesawat terbang, awak kapal, hingga perawatan dan asuransi.

1999
Emirates menerima pengiriman Boeing 777-200 pertamanya dan menjadi maskapai pertama yang menunjukkan rekaman live take-off dan landing.

2000
Emirates menjadi maskapai pertama di dunia yang melakukan pemesanan terhadap Airbus A380, dan setahun berselang, Emirates dinobatkan sebagai operator Airbus A330 terbesar di dunia.

2004
Maskapai ini melakukan penerbangan non-stop pertamanya, dari Dubai ke New York. Penerbangan 14 jam tanpa henti ini menjadikan Emirates sebagai layanan penerbangan non-stop pertama di Timur Tengah.

2008
Emirates kembali menjadi yang maskapai pertama di dunia yang memungkinkan penumpang menggunakan ponsel selama masa penerbangannya menuju Maroko kala itu.

2009
Maskapai yang mempekerjakan sebanyak 64,768 pada periode 2016-2017 ini kembali menyabet penghargaan sebagai operator Boeing 777 terbesar di dunia.

Baca Juga: Penumpang Emirates Kini Bisa Mandi Shower Selama Penerbangan, Khusus Kelas Satu Lho!

2014
Catatan yang menyebutkan bahwa Emirates Flight Catering sudah menyediakan sekitar 38 juta makanan per tahun membuat publik tercengang. Dengan catatan tersebut, Emirates menjadi maskapai yang mampu mengoperasikan layanan dapur terbesar di dunia.

2015
Emirates pernah menerima empat pesawat baru sekaligus dalam satu hari. Terhitung sejak tahun 2000 hingga 2015, maskapai ini mencatat pertumbuhan armada sebesar 636 persen.

2017
Pada bulan Juli, Emirates dan Flydubai menjalin sebuah kemitraan yang akan meningkatkan jumlah destinasi yang mereka layani, semula dari 157 destinasi menjadi 216 destinasi.