Monday, April 13, 2026
HomeHot News8 Unit Lokomotif Datang dari Medan, Railfans Geruduk Pelabuhan Tanjung Priok dan...

8 Unit Lokomotif Datang dari Medan, Railfans Geruduk Pelabuhan Tanjung Priok dan Stasiun Jatinegara

Pemandangan tak biasa terlihat pada Senin 9 Maret 2026 di saat momen yang langka hadir di wilayah Jakarta. Ya, bagi pecinta kereta api (Railfans) suasana pagi hari memang menjadi antusias dengan hadirnya pemandangan yang tak biasa tersebut. Momen itu berawal dari informasi yang beredar di media sosial mereka mengenai mutasi atau pengiriman lokomotif dengan seri BB 203 dan BB 303 dari Medan menuju Jakarta.

Diketahui pengiriman melalui kapal dengan nama Bistari 8 dari Pelabuhan Belawan menuju Tanjung Priok yang membawa beberapa seri lokomotif tersebut merapat di area pelabuhan PT Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu persatu lokomotif diturunkan dari masing-masing truk trailer menuju ke rel yang tersedia di kawasan tersebut. Sejumlah petugas yang menangani aktivitas bongkar seperti pemindahan lokomotif ini terlihat sangat berhati-hati.

Tak hanya itu beberapa railfans yang justru sempat hadir dapat mengabadikan momen tersebut dengan bidikan kamera. Aktivitas pemindahan lokomotif dilakukan mulai pagi hari dalam keadaan kondisi sudah mulai terang. Disisi lain terlihat truk trailer yang mengangkut lokomotif pun menunggu giliran untuk dilakukan bongkaran tersebut.

Selang beberapa jam, tepat pada pukul 14.10 pengiriman lokomotif dari area PT JICT pun mulai dilakukan. Sebanyak 2 unit setiap pengiriman dilakukan secara perlahan dengan kecepatan di bawah 20 km/jam. Ini dilakukan agar kondisi saat dijalankan tetap aman dan tak ada hambatan. Saat kedua lokomotif tersebut mulai jalan perlahan, bidikan kamera dari para railfans pun mulai beraksi. Seakan tak mau ketinggalan momen yang cukup langka tersebut.

Informasi sempat simpang siur, karena biasanya pengiriman lokomotif dari area pelabuhan melewati Stasiun Pasoso dikumpulkan terlebih dahulu di Stasiun Tanjung Priok. Setelah semua terkumpul, barulah lokomotif kiriman dari Depo Cipinang membantu menarik satu persatu unit lokomotif kiriman itu. Namun kali ini agak berbeda, ternyata lokomotif tersebut bisa dijalankan kembali yang dikendarai masinis secara langsung sampai ke Depo Cipinang.

Tak hanya di area PT JICT, railfans yang menunggu di lokasi lain yang dilewati lokomotif kiriman ini sudah siap mengabadikan momen tersebut. Salah satu lokasi favorit adalah Stasiun Jatinegara. Railfans yang mulai berdatangan dari berbagai wilayah pun berkumpul di jalur 5 dan 6 Stasiun Jatinegara. Karena mereka sudah yakin bahwa kiriman lokomotif tersebut melewati jalur yang akan digunakan antara jalur 6, 7 atau pun 8.

Sekitar pukul 15:30 WIB akhirnya terdengar dari pengeras suara Stasiun Jatinegara bahwa ada informasi terdapat lokomotif dinas akan masuk. Namun, yang mereka yakini momen tersebut akan masuk antara jalur 6, 7, atau 8, ternyata salah. Lokomotif kiriman tersebut masuk di jalur 4. Alhasil railfans yang sedikit terkecoh memalingkan pandangan dan kameranya mengarah ke jalur 4.

Suara klakson khas kereta Sumatra pun terdengar berulang kali seperti memanggil dari kejauhan bahwa sebentar lagi akan tiba. Akhirnya terlihat hidung lokomotif dengan nomor BB 203 78 05 dan BB 303 78 07 dengan kedua bercap Depo MDN (Medan) yang pertama kali memasuki jalur Stasiun Jatinegara. Dan tentu saja antusiasme railfans mengabadikan momen langka tersebut akhirnya terobati. Melihat lokomotif asli dari Medan dan penomoran unik jadi bahan konten mereka untuk di unggah ke sosial mereka masing-masing dan betharap jutaan mata tertuju pada konten mereka.

Diketahui pengiriman lokomotif dilakukan sebanyak 8 unit dengan nomor seri sebagai berikut:
• BB 203 78 01
• BB 203 78 02
• BB 203 78 04
• BB 203 78 05
• BB 303 78 01
• BB 303 78 02
• BB 303 78 06
• BB 303 78 07
Entah valid atau tidak bahwa rencana untuk lokomotif seri BB 203 rencana akan di bawa menuju Balai Yasa Yogyakarta untuk melakukan perawatan. Jika memang benar, tentunya lokomotif akan disatukan ke rangkaian kereta api yang mengarah ke Stasiun Yogyakarta.

Usianya Genap 140 Tahun, Stasiun Medan Kini Makin Eksis dan Modern

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru