Rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) terbaru hingga saat ini terus berdatangan dari PT Industri Kereta Api (INKA). Bahkan saat ini masyarakat khususnya pengguna KRL yang berada di jalur Jakarta – Bogor sudah bisa merasakan. Kehadiran KRL baru buatan INKA tersebut memiliki dampak yang positif, tak hanya sebuah rangkaian baru dengan fasilitas yang sangat baik, namun perjalanan KRL di jalur tersebut bertambah.
Tak sampai disitu, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan 12 rangkaian KRL yang diproduksi PT INKA ini tiba di Jakarta hingga Juni 2026 mendatang. Itu berarti tahap demi tahap KRL baru tersebut masih terus dikirim untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat yang semakin hari kian ramai. Bahkan di wilayah Jabodetabek sendiri, sudah menjadi andalan bahwa menggunakan KRL sebagai transportasi sehari-hari mereka.
Direktur Utama KCI Mochamad Purnomosidi menjelaskan pihaknya sudah memesan 16 trainset dari INKA dalam proses pengadaan pada 2024 lalu. Dari pesanan itu, empat rangkaian sudah tiba di Jakarta. Dua rangkaian baru buatan INKA telah beroperasi di Rute Depok/Bogor-Manggarai/Jakarta Kota. Dua rangkaian lainnya masih dalam tahap uji coba. Dua rangkaian baru tersebut akan beroperasi di rute ‘Blue Line’ alias lintas Cikarang.
Diketahui saat ini lintas Cikarang sudah beroperasi rangkaian KRL buatan Cina hingga seri ke-12. Lintas Cikarang akhir-akhir ini memang sudah banyak penumpang yang menggunakan KRL karena lebih praktis dan efisien. Baik pada hari kerja maupun hari libur, masyarakat yang domisili berada di lintas Cikarang ini sudah sangat bergantung dengan transportasi KRL. Maka tak heran, penambahan jadwal terkadang dioperasikan agar tak terjadi penumpukan penumpang.
Saat itu proses uji coba KRL baru trainset (TS) 5 dan TS 6 dari PT INKA memang lebih lama dari target karena trainset buatan INKA yang sudah dioperasikan lebih dulu sempat bermasalah pada pintu saat ditutup.
“Sehingga harapan kita sih TS 5 kita nggak akan mengizinkan jalan kalau pintunya nggak clear. Meskipun industri anak bangsa kan tetap harus kita dorong agar mereka juga mengikuti normatifnya.Karena kalau sudah dioperasikan, pasti kalau terjadi gangguan pintu cukup menjengkelkan gitu ya,” terang Purnomosidi yang dikutip dari laman Detik.
Diketahui, saat kedatangan 12 rangkaian baru nantinya akan menggantikan rangkaian lama produksi Jepang yang kini sudah berusia di atas 40 tahun, untuk itu keamanan dan operasional rangkaian harus optimal sebelum benar-benar melayani penumpang.
Dalam hal tersebut, KCI akan menargetkan 12 rangkaian baru buatan INKA yang tiba paling lambat Juni 2026 ini dapat segera beroperasi pada bulan berikutnya atau Juli 2026 di rute Cikarang Line dan Bogor/Depok Line. Dua rute ini memiliki daya listrik cukup untuk menjalankan rangkaian yang terdiri dari 12 kereta. Sementara rute sisanya baru bisa dilalui oleh trainset yang terdiri dari 10 kereta saja.
Masa Lalu Stasiun Bekasi, Sempat Berstatus Sebagai Halte Besar
