Wednesday, February 4, 2026
HomeAnalisa AngkutanTarif MRT Jakarta Tanpa Subsidi: Segini Harga Asli Rute Lebak Bulus –...

Tarif MRT Jakarta Tanpa Subsidi: Segini Harga Asli Rute Lebak Bulus – Bundaran HI

Perjalanan menggunakan transportasi umum memang sangat praktis. Apalagi ditengah Ibu Kota Jakarta yang semakin kesini semakin dipermudah untuk menggunakannya. Masyarakat pun tak perlu khawatir dengan fasilitas yang disediakan transportasi umum secara mudah. Salah satu transportasi yang diminati warga Jabodetabek khususnya Jakarta adalah layanan Mass Rapid Transit (MRT).

Diketahui layanan kereta bawah tanah ini sudah terlihat kemajuan sebagai julukan Kota Metropolitan yang semakin maju. Layanan MRT ini tentu sudah menarik masyarakat baik dari Jakarta maupun dari luar Jakarta. Apalagi tentu saja dengan tarif yang terjangkau. Kebutuhan masyarakat yang terpenuhi saat menggunakan MRT pun sudah banyak dirasakan dampak positifnya, yakni berbagai pelayanan serta fasilitas yang terbilang lengkap.

Nah, tarif MRT hingga saat ini, seperti yang dijelaskan bahwa masih menggunakan tarif bersubsidi. Sejak 2019, moda transportasi ini sudah beroperasi melayani rute Lebak Bulus hingga Bundaran HI. Namun ternyata, belum banyak yang tahu jika tarif moda transportasi massal ini jauh dari nilai ekonomis untuk operasional layanan.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat yang dikutip dari laman Detik mencontohkan untuk rute terjauh dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus atau sebaliknya, tarif yang dikenakan sebesar Rp14.000. Angka ini jauh dari nilai ekonomi layanan yang berada di Rp35.000. Menurutnya sisa Rp21.000 yang tak dibayarkan pelanggan ini akan disubsidi Pemerintah Provinsi Jakarta dalam program Public Service Obligation (PSO).

Dikabarkan, MRT Jakarta tercatat melayani sebanyak 46.449.629 pelanggan selama 2025 kemarin. Rata-rata setiap harinya transportasi massal ini mengangkut 149.542 penumpang.

Jika dihitung sejak Maret 2019 saat MRT Jakarta pertama kali beroperasi hingga Desember 2025 kemarin, total pelanggan yang sudah menggunakan layanan ini capai 182.060.090 pelanggan. Sementara target pelanggan MRT Jakarta pada 2026 sebesar 50.004.484 penumpang dengan rata-rata penumpang 137.000/hari.

Tentu keseluruhan uang yang masuk dipergunakan untuk memperbaiki infrastruktur layanan MRT. Seperti halnya memperbaiki fasilitas yakni bagian bangunan di setiap stasiun, penggunaan eskalator, serta perbaikan fasilitas penumpang MRT yang digunakan setiap waktu. Karena hingga saat ini layanan MRT tetap dikategorikan sebagai layanan yang menjadi prioritas masyarakat sebagai setia MRT.

Minat “Beli” Stasiun LRT Jabodebek? Ternyata Segini Harganya

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru