Saturday, May 2, 2026
HomeAnalisa AngkutanRute Diperpanjang, Ini Dia Target Lokasi yang Akan di Lintasi oleh KRL

Rute Diperpanjang, Ini Dia Target Lokasi yang Akan di Lintasi oleh KRL

Diketahui perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) saat ini sudah berada di dua wilayah di Pulau Jawa, yaitu di jalur Yogya – Solo dan Jabodetabek. Tentu masyarakat sangat terbantu dengan kehadiran transportasi yang murah dan praktis ini. Apalagi armada yang dimiliki hampir mencukupi rutinitas masyarakat yang sedang melakukan aktivitas setiap harinya. Sehingga keberadaan KRL justru memudahkan perjalanan ke berbagai lokasi yang mudah dijangkau.

smencatat, ada 30.226.365 orang menggunakan layanan Commuter Line Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selama Januari 2026. Vice Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, terdapat peningkatan penumpang yang didorong oleh integrasi antarmoda transportasi dan operasional titik layanan terbaru.

Peningkatan dan stabilitas mobilitas masyarakat di awal tahun ini menjadi indikator utama kepercayaan masyarakat Jabodetabek dan Banten terhadap layanan transportasi Commuter Line. KAI Commuter menyediakan 1.149 perjalanan setiap hari di seluruh lintas Jabodetabek dan Banten.

Layanan tersebut meliputi 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, 70 perjalanan Commuter Line Basoetta, dan 14 perjalanan Commuter Line Merak. Optimalisasi waktu tunggu (headway) tetap diprioritaskan untuk memastikan kenyamanan pengguna pada jam sibuk (peak hour).

Khusus layanan Commuter Line Jabodetabek, rata-rata headway lintas Bogor selama 5 menit, lintas Bekasi 7-9 menit, lintas Rangkasbitung selama 10-15 menit, serta lintas Tangerang selama 18 menit. Dengan pesebaran pengguna terbanyak pada pukul 06.00 – 09.00 WIB dan 16.00 – 19.00 WIB.

Lain halnya di Stasiun Yogyakarta yang kini berperan strategis sebagai simpul integrasi antarmoda penghubung berbagai layanan transportasi darat di perkotaan. Fasilitas ini memudahkan pergerakan penumpang menuju pusat kota maupun destinasi wisata unggulan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Manajemen juga mengungkapkan data akumulatif kinerja positif pelayanan kereta sepanjang tahun 2025 di daerah operasi tersebut. Data operasional mencatat Commuter Line Yogyakarta melayani sembilan juta pelanggan dan Prameks satu juta pelanggan lebih.

Jelas pengguna KRL yang kedua wilayah tersebut berpotensi terus meningkat karena memudahkan aktivitas keseharian masyarakat. Namun, informasi yang berkelanjutan bahwa perjalanan KRL nantinya akan di perpanjang ke beberapa kota lainnya di Pulau Jawa saat ini sudah mulai dikaji bahkan segera beroperasi. Menurut Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan melakukan elektrifikasi jalur kereta api di lima kota pada tahun ini.

Adapun elektrifikasi tersebut dilakukan termasuk pada sejumlah jalur strategis yakni Jakarta ke Cikampek (Cikarang-Cikampek), Jakarta ke Sukabumi (Bogor-Sukabumi), dan peningkatan persinyalan dan prasaran di jalur Tanah Abang – Rangkasbitung. Dengan adanya elektrifikasi, tentu akan menghidupkan kota-kota baru di sepanjang jalur tersebut.

Di saat yang sama, kebijakan ini akan menghidupkan kembali industrialisasi nasional, khususnya melalui PT Industri Kereta Api Persero (INKA). Keberpihakan terhadap industri nasional menjadi kunci keberlangsungan sektor manufaktur dalam negeri. Hal ini dapat memperkirakan total investasi transformasi perusahaan kereta api mencapai sekitar Rp50 triliun.

Manggarai, dari Tempat Budak Hingga Menjadi Stasiun Terbesar di Jakarta

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru