Sebagian warga masyarakat yang domisili di wilayah Jabodetabek sudah mulai beranjak ke kampung halaman. Bisa dilihat berbagai kawasan jalan raya sudah mulai di padati oleh arus lalu lintas para pemudik yang membawa barang bawaannya untuk ke kampung halaman. Nah, hal tersebut salah satunya makin kesini kawasan Jakarta mulai sedikit lengang.
Tak hanya aktivitas masyarakat yang sudah mulai libur, namun masyarakat sudah beranjak menuju ke kampung halamannya masing-masing. Dari situlah beberapa ruas jalan raya di Jakarta sudah mulai cukup lancar. Untuk transportasi umum di wilayah Jakarta seperti Trans Jakarta, Mass Rapid Transit (MRT), dan Light Rapid Transit (LRT) Jakarta meski akan memasuki libur lebaran, namun tetap beroperasi seperti biasa.
Jangan khawatir bagi masyarakat yang tidak melakukan perjalanan mudik, ternyata transportasi umum di kawasan Jakarta tetap menghadirkan perjalanan yang nyaman dan menyenangkan. Salah satunya menghadirkan tarif secara gratis kepada masyarakat yang menggunakan ketiga moda transportasi tersebut.
Dari kabar yang beredar, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi warga yang tetap berada di Jakarta dan ingin bersilaturahmi. Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan berbagai kemudahan bagi warganya.
Kebijakan ini mencakup berbagai moda transportasi publik yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari MRT Jakarta, LRT Jakarta, TransJakarta, hingga layanan JakLingko dan Mikrotrans. Meski digratiskan, masyarakat tetap diwajibkan melakukan tap kartu uang elektronik saat masuk maupun keluar dari halte atau stasiun.
Sistem ini tetap digunakan untuk mencatat perjalanan penumpang dalam jaringan transportasi publik. Sebagai bagian dari mekanisme administrasi sistem, penumpang hanya akan dikenakan tarif simbolis sebesar Rp1. Kebijakan itu berlaku pada hari H dan H+1 Lebaran untuk memudahkan mobilitas warga sekaligus meramaikan suasana perayaan Lebaran di ibu kota.
Menurut Pramono, inisiatif ini merupakan bagian dari Jakarta Ramadan Festival yang bertema ‘Mudik ke Jakarta’. Pemprov DKI berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang ada di Jakarta selama bulan Ramadan dan Lebaran.
Tentunya tujuan utama dari program ini adalah untuk menarik minat masyarakat agar tetap tinggal dan merayakan Lebaran di Jakarta, daripada menghadapi kemacetan atau berbelanja di luar negeri. Pramono Anung menegaskan bahwa Jakarta memiliki segala yang dibutuhkan masyarakat.
