Friday, April 17, 2026
HomeDestinasiBidik Wisatawan Muslim, Uzbekistan Targetkan 100 Ribu Turis Indonesia dan Malaysia hingga...

Bidik Wisatawan Muslim, Uzbekistan Targetkan 100 Ribu Turis Indonesia dan Malaysia hingga 2027

Pemerintah Uzbekistan tengah meluncurkan kampanye besar-besaran untuk menarik minat pelancong dari Asia Tenggara. Tak main-main, negara di Asia Tengah ini menargetkan kunjungan hingga 100.000 wisatawan gabungan dari Indonesia dan Malaysia pada periode 2026-2027.

Mengutip laporan dari Malay Mail, Duta Besar Uzbekistan untuk Malaysia, Dr. Karomidin Gadoev, menyatakan bahwa pihaknya ingin memperkuat kerja sama pariwisata dua arah. Uzbekistan melihat potensi besar dari pasar Indonesia dan Malaysia, terutama karena kesamaan latar belakang budaya dan besarnya populasi Muslim di kedua negara tersebut.

Salah satu strategi andalan Uzbekistan adalah program “Umrah Plus”. Melalui program ini, jemaah Umrah asal Indonesia yang biasanya langsung pulang ke tanah air, diajak untuk singgah dan berwisata religi di kota-kota bersejarah seperti Samarkand, Bukhara, dan Tashkent.

Untuk menyukseskan target ini, pemerintah Uzbekistan bahkan berencana memberikan subsidi sebesar USD 100 per turis kepada operator tur yang berhasil mendatangkan wisatawan dari Indonesia dan Malaysia di bawah program “Umrah Plus” hingga akhir 2026. Selain itu, diskon khusus untuk akomodasi, restoran, dan akses ke situs warisan budaya juga akan diberlakukan pada periode off-peak (November–Februari dan Juli).

Saat ini, diskusi sedang berlangsung untuk memperluas jaringan penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta dan Kuala Lumpur menuju kota-kota utama di Uzbekistan. “Harus ada arus penumpang yang seimbang. Jika tidak, penerbangan mungkin tidak layak secara bisnis jika hanya penuh ke satu arah,” ujar Dr. Gadoev.

Dengan Boeing 787 Dreamliner, Uzbekistan Airways Layani Penerbangan Langsung Jakarta-Tashkent

Bebas Visa bagi Warga Negara Indonesia (WNI)
Bagi Anda yang merencanakan perjalanan ke sana, ada kabar baik mengenai urusan administrasi. Berdasarkan kebijakan terbaru, Warga Negara Indonesia (WNI) pemegang paspor biasa mendapatkan fasilitas Bebas Visa untuk kunjungan wisata ke Uzbekistan.

Fasilitas bebas visa ini berlaku untuk masa tinggal hingga 30 hari. Artinya, Anda tidak perlu membayar biaya visa (fee) sepeser pun alias Gratis (USD 0) untuk masuk ke wilayah Uzbekistan. Anda cukup memastikan paspor memiliki masa berlaku minimal enam bulan saat kedatangan. Namun, perlu diingat bahwa wisatawan asing wajib melakukan registrasi kedatangan (biasanya dibantu oleh pihak hotel) dalam waktu tiga hari setelah sampai di Uzbekistan.

Dengan kemudahan akses visa dan kekayaan sejarah jalur sutra, Uzbekistan kini menjadi destinasi yang semakin kompetitif dan ramah di kantong bagi pelancong asal Indonesia.

Buat Iri Negara Sekitar, Uzbekistan Hadirkan Kereta Cepat yang Hubungkan “Masa Lalu dan Masa Depan”

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru