Monday, July 6, 2026
HomeHot NewsBeres 15 Juli 2026, Peron 6, 7, 8 Stasiun Bogor Segera Bisa...

Beres 15 Juli 2026, Peron 6, 7, 8 Stasiun Bogor Segera Bisa Digunakan Penumpang KRL

Stasiun Bogor merupakan stasiun akhir yang berada di lintas Bogor dan paling banyak pengguna KRL untuk beraktivitas sehari-hari. Selain itu akses menuju ke berbagai lokasi keramaian dan wisata juga sangat terjangkau dan praktis. Maka tak heran, stasiun yang merupakan bangunan cagar budaya ini paling banyak dikunjungi baik dari seluruh wilayah di Jabodetabek maupun masyarakat Bogor sendiri.

Dengan semakin meningkatnya penumpang di Stasiun Bogor, tentu harus memiliki fasilitas yang dapat mempermudah dan membantu masyarakat untuk diakses. Salah satu fasilitas yang saat ini menjadi sorotan adalah peron Stasiun Bogor yang akan di perbaharui. Ya, peron 6, 7, dan 8 jika dilihat kini sudah semakin rapi dan nantinya bisa digunakan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL).

PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) mempercepat peningkatan kapasitas layanan KRL di Stasiun Bogor melalui pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8. Pengembangan ini disiapkan untuk mendukung operasional rangkaian KRL Commuter Line 12 kereta atau SF12 pada Bogor Line.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelakan bahwa saat ini pekerjaan konstruksi telah masuk tahap finishing dan secara paralel dilakukan uji operasional. Pengembangan peron Stasiun Bogor dimulai sejak 15 April 2026 dan ditargetkan selesai total pada 15 Juli 2026.

Ia menambahkan bahwa lintas Bogor menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk perjalanan harian. Dengan kesiapan SF12, kapasitas layanan dalam satu perjalanan dapat meningkat dan proses naik turun pelanggan di Stasiun Bogor dapat lebih tertata.

Pengembangan yang dilakukan mencakup pekerjaan persiapan, struktur dan arsitektur, mechanical, electrical, and plumbing atau MEP, pekerjaan jalan rel, serta listrik aliran atas atau LAA. KAI juga memasang overcapping atau kanopi di area peron untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan saat menunggu KRL, termasuk ketika cuaca panas dan hujan.

KAI telah melaksanakan uji beban menggunakan lokomotif pada 29 Juni 2026 dan dilanjutkan dengan uji coba operasional KRL pada 1 Juli 2026. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan keselamatan serta kualitas prasarana sebelum digunakan secara optimal. Selama proses pekerjaan berlangsung, KAI bersama KAI Commuter terus berkoordinasi agar pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Sebelumnya kondisi peron dan jalur eksisting dinilai belum optimal untuk mendukung operasional rangkaian kereta dengan kapasitas yang lebih besar. Oleh karena itu, melalui proyek tersebut dilakukan perpanjangan peron pada jalur 6 dan 7 dari semula 201 meter menjadi 251 meter. Sementara itu, peron jalur 8 diperpanjang dari 204 meter menjadi 252 meter.

Berdasarkan data KAI semester I 2026, Stasiun Bogor menjadi stasiun dengan pergerakan penumpang KRL tertinggi dibandingkan stasiun lain yang melayani KRL Commuter Line Jabodetabek. Sepanjang Januari-Juni 2026, Stasiun Bogor mencatat 18.451.462 pergerakan penumpang KRL, terdiri dari 9.371.057 gate in dan 9.080.405 gate out. Rata-rata pergerakan penumpang KRL di Stasiun Bogor mencapai sekitar 101.942 per hari.

Dengan pergerakan penumpang KRL tertinggi pada semester I 2026, Stasiun Bogor berada di posisi pertama dengan 18.451.462 pergerakan penumpang. Capaian ini menunjukkan Stasiun Bogor sebagai simpul utama perjalanan harian penumpang KRL, sekaligus memperlihatkan kuatnya peran Bogor Line dalam mobilitas kawasan penyangga Jakarta.

Diketahui bahwa lintas Bogor merupakan salah satu lintas utama KRL Commuter Line yang melayani perjalanan masyarakat dari Bogor, Cilebut, Bojonggede, Citayam, Depok, hingga Jakarta. Selain Bogor yang menempati posisi pertama, Stasiun Citayam juga masuk lima besar, sedangkan Stasiun Depok Baru, Bojonggede, Cilebut, dan Depok masuk dalam jajaran stasiun dengan pergerakan pelanggan tinggi. Data ini memperkuat kebutuhan peningkatan kapasitas layanan pada lintas Bogor.

Stasiun Gorakhpur, Punya Peron Terpanjang di Dunia

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru