Adaptasi Rem Regeneratif, Otoritas Kereta di India Janjikan Penghematan Rp500 Juta Per Lokomotif

Indian Railway (abplive.in)

Perusahaan yang dikelola negara Bharat Heavy Electricals Limited (BHEL) telah menghadirkan teknologi awal di bawah inisiatif ‘Make in India’. Public Sector Undertaking (PSU) telah mengembangkan lokomotif listrik pertama di India dengan sistem pengereman regeneratif melalui pusat R&D di dalam perusahaan. Lokomotif baru-baru ini ditandai lepas dari pabrik di Jhansi.

Baca Juga: Indian Railways Gelontorkan Rs650 Juta Untuk Jaringan Kereta Mumbai

Adapun ide ini pertama kali diusulkan oleh Kementerian Perkeretaapian, dimana konsep ini melibatkan sistem regenerasi hemat energi yang diberlakukan oleh BHEL dalam lokomotif listrik 5.000 HP WAG-7. Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman indiatimes.com (11/2/2019), teknologi ini dimaksudkan untuk meningkatkan sistem pengereman dinamis yang saat ini digunakan di lokomotif. Sementara sistem pengereman dinamis menyebabkan hilangnya energi dalam bentuk panas saat pengereman, sistem pengereman regeneratif menghindarinya dengan ‘mengumpan’ energi kembali ke saluran listrik overhead.

Konsep ini sendiri sebenarnya bukanlah hal yang baru, karena sistem pengereman regeneratif adalah teknologi yang telah lama digunakan pada electric vehicle (EV). Hanya saja ini digunakan dalam lokomotif DC konvensional untuk pertama kalinya. Sebuah laporan baru-baru ini, menyatakan bahwa teknologi pengereman regeneratif akan menambah jumlah armada jaringan kereta api lokomotif listrik konvensional.

Sebuah cuitan di media sosial Twitter dari Kementerian Perkeretaapian juga menekankan bahwa sistem pengereman satu-satunya di lokomotif DC (arus searah) konvensional telah diproduksi untuk pertama kalinya di dunia. Cuitan ini lebih lanjut menyebutkan bahwa teknologi akan mengarah pada penghematan biaya hingga Rs25lakh (Rp495,5 juta) per lokomotif per tahun.

Baca Juga: Indian Railways Siap Bangun Jalur Kereta di Atas Ketinggian 10.000 Kaki!

Sebelumnya, Indian Railways telah mengumumkan rencana untuk upgrade armadanya dengan lokomotif listrik yang mampu mencapai kecepatan hingga 200 km per jam. Dengan menggunakan mesin bertenaga 5400HP, lokomotif listrik ini dielu-elukan menjadi lokomotif berdesain aerodinamis pertama di India, menurut Chittaranjan Locomotive Works (CLW). Kemudian pada bulan Desember 2018 kemarin, pihak kereta api mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mengubah lokomotif diesel menjadi lokomotif listrik, yang pertama di dunia, melalui unit produksi Indian Locomotive Works (DLW) Indian Railways di Varanasi. ‘Prestasi’ tersebut diraih hanya dalam catatan waktu 69 hari saja.