Agar Bisa ‘Lolos’ Terbang di Masa Pandemi, Pastikan Syarat-syarat Berikut Ini Terpenuhi

0
Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mendadak viral akibat dipenuhi calon penumpang tanpa adanya protokol kesehatan. Foto: Twitter @indomostviral

Banyaknya calon pemumpang yang gagal berangkat lantaran tak memenuhi standar dan syarat protokol Covid-19, menjadi keprihatinan bagi maskapai penerbangan. Lion Air Group dan Citlink lantas sempat memutuskan menghentikan penerbangan karena hal tersebut. Dan ketika layanan penerbangan dari kedua maskapai akhirnya dibuka kembali per 1 Juni 2020, ditekankan kembali beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi calon pemumpang agar dapat lolos terbang di musim pandemi ini.

Baca juga: Banyak Calon Penumpang Tak Pahami Ketentuan Terbang di Masa PSBB, Lion Air Group Hentikan Penerbangan Sementara

Dalam siaran pers (31/5/2020), Lion Air Group mewajibkan bagi tiap calon pemumpang untuk mempersiapkan beberapal hal selama penerbangan di musim pandemi Covid-19, yaitu:

1. Tiba lebih awal di terminal keberangkatan yakni empat jam sebelum keberangkata. Penerbangan Lion Air Group domestik tetap di Terminial 2E dan internasional di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang belum ada perubahan sesuai dengan sejak diizinkan beroperasi pada 7 Mei 2020. Untuk bandar udara lainnya yang beroperasi tetap di terminal yang sama.

2. Menunjukkan dokumen atau berkas kelengkapan, meliputi
a. Tiket pesawat udara valid dan melaporkan rencana perjalanan udara,
b. Identitas diri resmi dan masih berlaku (Kartu Tanda Penduduk atau identitas lainnya),
c. Surat keterangan atau sertifikat bebas Covid-19, surat keterangan perjalanan dan        dokumen lain yang harus dipenuhi sesuai Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2020,
· Hasil Rapid Test negatif Covid-19 maksimal berlaku 3 hari sejak diterbitkan; atau
· Hasil Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatif Covid-19 berlaku maksimal 7 hari sejak diterbitkan oleh fasilitas kesehatan; atau
· Surat keterangan bebas gejala seperti influenza bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas RT-PCR maupun Rapid Test.
d. Menunjukkan surat tugas sesuai instansi, surat keterangan sebagaimana dipersyaratkan,
e. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health Alert Card/ e-HAC) sebelum berangkat. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui aplikasi e-HAC Indonesia (Android) atau http://sinkarkes.kemkes.go.id/ehac atau bentuk lain (cetak) yang disediakan oleh petugas.

3. Mengenakan masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan keluar dari bandar udara,

4. Mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih kuman pada tangan (hand sanitizer),

5. Mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) sebagaimana diberlakukan,

6. Menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat,

7. Agar calon penumpang membawa hand sanitizer sendiri.

Leave a Reply