Airbus A321neo Alami Masalah Pitch, EASA: “Tidak Seperti Sistem MCAS di Boeing”

Airbus A321neo. Sumber: Sam Chui

Menyusul pemberitaan Airbus A321neo yang memiliki masalah dengan pitch yang sedikit berlebihan, sumber internal dari Airbus menyebutkan bahwa kini mereka akan mengembangkan “pembaruan sistem kontrol penerbangan” untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, pembaruan ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak akan tersedia hingga kuartal ketiga tahun 2020 mendatang.

Baca juga: Akhirnya! Boeing Akui Adanya Kesalahan Sistem pada Boeing 737 MAX 8

Dikutip dari laman FlightGlobal, pitch-up yang berlebihan hanya memengaruhi A321neo dalam beberapa kasus tertentu saja dan hanya jika dikombinasikan dengan manuver tertentu. Faktanya, ada empat kondisi yang memengaruhi masalah pitch pada A321neo tersebut, meliputi:

1. Ketinggian pendekatan rendah di bawah 100 kaki
2. Dalam kondisi pendaratan tertentu
3. Centre-of-Gravity yang mundur ke arah belakang
4. Dengan kru melakukan manuver dinamis – seperti berkeliling, misalnya

Rupanya, hanya dalam kondisi inilah pesawat dapat memasuki kondisi pitch-up yang dianggap oleh Otoritas Penerbangan Eropa – European Aviation Safety Agency (EASA) ” sedikit berlebihan”. Kendati cukup berisiko untuk menimbulkan kecelakaan, sebenarnya petugas yang tengah mengendalikan Airbus A321neo dapat dengan aman mengendalikan pesawat ini – tidak seperti masalah yang dialami Boeing dengan sistem MCASnya. Solusi bagi para pilot yang kebetulan mengalami kendala pada pitch ini adalah dengan mengambil alih penerbangan secara manual.

Untuk saat ini, EASA mengarahkan setiap operator (khususnya para pilot dan ko-pilot) untuk sigap mengambil alih penerbangan apabila indikasi pitch yang berlebihan mulai terasa di dalam penerbangan.

“Tidak diperlukan pelatihan khusus bagi para pilot untuk mengatasi permasalahan pitch ini,” ujar salah satu juru bicara dari EASA.

Bagi Anda yang masih bingung terkait pitch, ini merupakan kondisi dimana pesawat mengalami pergerakan seperti permainan jungkat-jungkit (naik turun pada bagian depan dan belakang pesawat) di luar skenario penerbangan.

Baca Juga: Qantas Pesan 36 Unit Airbus A321XLR, Mulai Diterima Pertengahan 2024

Menanggapi pemberitaan ini, pihak Airbus mengatakan, “pihak maskapai telah diberitahu terkait masalah pitch ini dan kami akan sesegera mungkin menyelesaikan masalah ini,”

Hingga saat ini, pihak Airbus masih belum mau mengomentari lebih jauh terkait masalah pitch ini.