Dengan Infrastruktur Baru, Bandara Silangit Kini Siap Terima Penumpang Internasional

Kunjungan Presiden Joko Widodo ke bandara Silangit (Angkasa Pura II)

Bandar udara Silangit di Sumatera Utara pada 28 Oktober mendatang akan resmi menyandang predikat sebagai bandara internasional dengan penerbangan perdana menuju Singapura. Dengan rute baru yang tak lama lagi akan digelar, PT Angkasa Pura II (AP II) selalu otoritas pengelola Bandara Silangit sejak tahun 2016 silam memang telah melakukan pembagunan infrastruktur bandara secara bertahap.

Baca juga: Bandara Silangit Terintegrasi Shuttle Bus Menuju Pulau Samosir

Wujudnya berupa pembangunan terminal baru seluas 2436 m2 dan siap dioperasikan pada bulan ini, fasilitas terminal anyar ini terdiri dari empat check in counter untuk keberangkatan internasional. Selain empat check in counter tersebut, saat ini juga sudah ada lima check ini counter untuk domestik, dua conveyor belt di area klaim bagasi, boarding lounge yang nyaman, area komersial dan lahan parkir yang luas.

“Terkait dengan pengembangan, kami sampaikan bahwa pengembangan bandara Silangit tidak berhenti sampai disini. AP II akan melanjutkan pengembangan hingga kuartal I/2018 dimana pada saat itu, terminal penumpang diperluas menjadi 3054 m2 dan dilengkapi dengan VIP lounge serta dapat menampung sebanyak satu juta pergerakan penumpang setiap tahunnya. Sejalan dengan pengembangan bandara ini, AP II juga secara aktif mengajak maskapai bekerjasama untuk membuka lebih banyak lagi rute domestik dan internasional di bandara ini,” jelas Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin yang dikutip KabarPenumpang.com melalui siaran pers (15/10/2017).

Sejak AP II mengelola Bandara Silangit, pengembangan terus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh seluruh aspek termasuk dalam peningkatan konektivitas melalui dibukanya rute langsung Jakarta – Silangit dan sebaliknya pada 23 Maret 2016 lalu.

“Pengembangan yang dilakukan di Bandara Silangit merupakan wujud dari komitmen kami mendukung pemerintah dalam memperkenalkan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional,” kata Awaluddin.

Seiring dengan pengembangan yang dilakukan dan dibuka penerbangan langsung Jakarta – Silangit maka jumlah penumpang pun meningkat. Pada Januari – September 2017 tercatat jumlah penumpang mencapai 193.390 penumpang atau meningkat signifikan 216 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hingga akhir 2017 diperkirakan jumlah penumpang dapat menyentuh angka sebanyak 250.000 penumpang, naik sekitar 60 persen dibandingkan dengan realisasi 2016 yakni 153.135 penumpang, didukung dengan pembukaan rute baru oleh Lion Air dan Citilink di mana rute-rute tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat.

Baca juga: Sumatera Utara Ternyata Punya 10 Bandara

Pada 15 Oktober lalu, Presiden Joko Widodo juga mengunjungi Bandara Silangit untuk melihat kesiapan untuk menjadi bandara internasional. Pada kunjungannya, Presiden Jokowi meminta untuk dilakukan peningkatan di sisi udara khusunya perpanjangan runway dari yang ada saat ini 2.650 meter menjadi 3.000 meter dan meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terkait dengan kesiapan lahan.

“Kunjungan Presiden menunjukkan bahwa Bandara Silangit memiliki peran yang strategis khususnya dalam mendorong pertumbuhan pariwisata Danau Toba agar dapat menjadi destinasi wisata utama bagi para wisatawan mancanegara. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur di seluruh daerah untuk meningkatkan konektivitas transportasi udara,” tutur Awaluddin.