Beberapa Mitos Seputar Hak Calon Penumpang Pesawat

Sesuai dengan standar pelayanan penerbangan, regulator telah membuat undang-undang untuk melindungi hak-hak dari calon penumpang dan penumpang pesawat. Meski topiknya dominan pada masalah ganti rugi akibat penundaan/pembatalan penerbangan, sampai asuransi, namun tentang hak pengguna jasa kerap menimbulkan mitos di tengah pemahaman masyarakat.

Dan berikut kami sarikan beberapa mitos populer tentang hak pengguna jasa penerbangan, dan fakta yang sebenarya.

Baca juga: 5 Mitos Seputar Online Travel Agents yang Terbantahkan

1. Anda akan diberi kompensasi jika penerbangan di batalkan
Hal ini tidak sepenuhnya benar secara universal, sebab jika penerbangan dibatalkan karena masalah teknis, kru tidak tersedia atau alasan lain dimana pihak maskapai yang salah maka aotomatis akan ada kompensasi. Tetapi jika penundaan dikarenakan cuaca, atau hal-hal yang diluar kendali manusia, maka maskapai tidak akan memberikan kompensasi baik itu untuk pembatalan penerbangan, penginapan, makanan hingga transportasi.

2. Jika melewatkan penerbangan, Anda akan dipindah kepenerbangan lainnya
Sayangnya, hal ini tidaklah selalu benar, dimana jika Anda meminta untuk penerbangan berikutnya saat terlambat, mungkin akan membayar tiket ekstra untuk hal tersebut. Biasanya ini tergantung dari maskapai penerbangannya sendiri. Alasan ini pun tergantung kenapa Anda terlambat ikut penerbangan, jika alasannya terlambat sampai bandara karena ban kendaraan kempes, maksapai akan mencoba mentolerirnya dan membantu untuk mengganti penerbangan, tetapi Anda harus menunggu. American Airlines, Delta Airlines dan United Airlines mungkin akan membantu Anda mendapat penerbangan lainnya. Tetapi jangan berharap untuk penerbangan dengan Southwest Airlines, JetBlue, Spirit Airlines atau Virgin America, karea tidak akan mau membantu.

3. Kejadian alam yang luar biasa
Jika saat akan melakukan penerbangan dan terjadi kejadian alam yang luar biasa di bandara tempat keberangkatan, maka semua akan terdampak. Ini mengartikan bahwa Anda akan ikut dalam penerbangan berikutnya dan penumpang lainnya tidak bermasalah walaupun penerbangan Anda dibatalkan itu pun bila ada kursi yang tersedia. Atau bisa saja Anda menunggu untuk mengambil kesempatan berangkat di penerbangan berikutnya.

4. Penerbangan tertahan karena terlambat check in
Bila Anda terlambat check in karena ada masalah yang serius, maka penumpang menjadi pihak yang butuh belas kasihan. Keterlambatan check in pada faktanya bisa membuat maskapai sedikit merugi.

Baca juga: Lima Mitos Yang Keliru Seputar Dunia Penerbangan

5. Maskapai penerbangan bangkrut
Sebuah maskapai yang bangkrut dan dihentikan izin operasinya secara regulasi memang wajib mengembalikan dana kepada calon penumpang. Namun perlu dicatat, proses pengembalian dana tiket kerap tidak lancar, pasalnya pihak maskapai dalam waktu yang bersamaan juga harus menangani masalah keuangan perusahaan. Yang terbaik adalah berharap maskapai ini menawarkan tarif lebih rendah untuk maskapai lainnya.