Boeing 737-800 dan Bombardier CRJ-1000 Garuda Indonesia Nyaris Tabrakan di Bandara Soekarno-Hatta

0
Bombardier CRJ1000

Sebuah kecelakaan besar nyaris saja terjad di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 12 Desember 2019, pukuk 10.26 WIB, pangkal musababnya diduga salah satu pilot salah memahami perintah atau petunjuk dari petugas ATC (Air Traffic Control), sehingga dua pesawat Garuda Indonesia yang diketahui dengan nomer penerbangan GA-649 dan GA-264 saling ‘berhadapan’ dalam satu runway.

Baca juga: Tak Hanya Tabrak Tiang, Pesawat Juga Saling Bertabrakan di Apron dan Landas Pacu

Diketahui, kedua pesawat Garuda Indonesia yang saling berhadap-hadapan adalah nomor penerbangan GA649 (PK-GMH) rute Ternate (TTE) – Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dengan pesawat GA246 rute Bandara Soekarno-Hatta (CGK) – Banyuwangi (BWX). Persinya pesawat GA649 (PK-GRR) dari Ternate baru saja mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, sementara GA246 hendak menuju landas pacu untuk take off.

Meski tidak mengganggu jadwal penerbangan di bandara tersibuk di Indonesia ini, namun investigasi langsung dijalankan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Dalam siaran pers yang diterima KabarPenumpang.com (13/12/2019), Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti, menjelaskan bahwa insiden salah taxi Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta akan ditindaklanjuti dengan dilakukan investigasi lanjut dengan memanggil pilot dan petugas ATC yang bertugas.

Bila ditelusuri lewat situs flightradar24.com, diketahui jenis pesawat yang terlibat pada insiden tersebut, GA649 (PK-GMH) merupakan Boeing 737-800, sementara GA649 (PK-GRR) adalah pesawat Bombardier CRJ1000ER, yaitu jenis pesawat yang kabarnya ingin dijual oleh Garuda Indonesia.

Berdasarkan laporan yang diterima, GA-649 landing pada Runway RWY07L dan diarahkan oleh petugas ATC untuk masuk ke NC4 dan NP1, kemudian holdshort pada NC3, namun kemudian pilot masuk ke NP2. Pada saat yang bersamaan, pesawat Garuda Indonesia GA-264 telah berada di Taxiway NP2, sehingga menyebabkan kedua pesawat tersebut berada pada kondisi berhadapan (head on).

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno Hatta, Herson, memastikan bahwa operasional penerbangan di Bandar Udara Soekarno Hatta tidak terganggu pasca insiden Taxiway Incursion.

Baca juga: Garuda Indonesia Berencana Jual CRJ1000, Ternyata Ini Alasannya

“Dapat dipastikan, operasional penerbangan, pasca insiden salah taxi atau head on pesawat Garuda Indonesia, tidak terganggu. Saat ini, kami sedang meminta data dan melakukan investigasi lanjut,” jelas Herson.

Pada kejadian tersebut, pesawat terbang GA-649 dilakukan towing keluar dari taxiway hingga operasional bandar udara berjalan normal. Tidak terjadi kerusakan apapun pada kedua pesawat dan seluruh penumpang selamat.

Leave a Reply