Terdampak Turbulensi, Pramugari dengan Sepatu Hak Tinggi Alami Patah Tulang!

0
Airbus A330-200 Thomas Cook. Sumber: Flickr

Seperti yang sudah sering diberitakan sebelumnya, turbulensi yang kerap terjadi di dunia penerbangan global sejatinya masih menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang – terutama bagi para penumpang yang baru pertama kali mengudara. Kendati memiliki tingkat kekuatan guncangan sendiri beragam, mulai dari yang lemah hingga yang kuat, tetapi para pilot sudah terbiasa dengan fenomena alam ini dan terlatih untuk tetap bisa menerbangkan pesawat secara halus. Tapi tahukah Anda bahwa turbulensi ternyata bisa mengakibatkan seseorang cidera?

Baca Juga: Peneliti Buktikan Bahwa Guncangan Akibat Turbulensi Bisa Diredam!

Sebagaimana yang dilansir KabarPenumpang.com dari laman express.co.uk (12/12), seorang pramugari dari Thomas Cook dikabarkan mengalami patah pergelangan kaki sebagai dampak dari turbulensi parah yang dialami oleh salah satu pesawatnya pada pertengahan tahun 2019 lalu. Tidak heran nampaknya kejadian ini, mengingat sang pramugari menggunakan sepatu hak tinggi dan mungkin saja ia tengah dalam posisi berdiri ketika turbulensi ‘menyerang’.

Namun prediksi di atas meleset, mengingat yang membuat pergelangan kaki pramugari ini patah adalah karena terhimpit kereta dorong yang biasa digunakan oleh awak kabin untuk menjajakan makanan selama di penerbangan.

Insiden ini bermula ketika maskapai Thomas Cook dengan nomor penerbangan MT-2915 yang terbang dari Varadero, Kuba menuju Manchester pada 2 Agustus mengalami turbulensi ketika tengah mengudara. Namun cuaca yang sedang tidak bersahabat memaksa pilot untuk mencari rute terbaik guna meminimalisir dampak turbulensi. Upaya untuk menginformasikan penumpang untuk memasang sabuk pengaman juga sudah dilakukan, namun sayang, turbulensi yang terlalu parah selama 90 detik itu ternyata berimbas pada seorang pramugari yang kakinya terhimpit kereta dorong.

Baca Juga: Kurangi Efek Turbulensi, Sebaiknya Pilih Kursi di Dekat Sayap

Selain pramugari yang tidak disebutkan namanya ini, seorang awak kabin lain juga menderita memar bada bagian punggung sebagai dampak dari turbulensi yang sama. Kepada awak media setempat, pihak Thomas Cook membenarkan insiden ini dan menambahkan bahwa insiden ini terjadi pada salah satu pesawat Airbus A330-200 yang dioperasikan oleh pihak maskapai.

Leave a Reply