Friday, June 12, 2026
HomeAnalisa AngkutanBos KAI Ungkap Renovasi Gambir sebagai 'Stasiun Nasional' Bakal Terintegrasi KRL

Bos KAI Ungkap Renovasi Gambir sebagai ‘Stasiun Nasional’ Bakal Terintegrasi KRL

Hadirnya stasiun besar di Ibu Kota Jakarta seperti Gambir telah menjadi salah satu penyangga masyarakat yang tiba maupun berangkat menggunakan kereta api. Tentu hal ini menjadi salah satu ikonik Kota Metropolitan sebagai stasiun yang sangat dikenal bahkan di kancah internasional. Tentunya stasiun ini melayani kereta api jarak jauh (KAJJ) di berbagai kelas, terutama untuk kelas eksekutif, luxury, dan sebagian kecil kelas campuran.

Sebagai stasiun keberangkatan tertinggi kedua di wilayah PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta setelah Stasiun Pasar Senen, memiliki mobilitas tinggi sekaligus menegaskan posisi yang strategis. Hal tersebut karena karena lokasinya yang berada di kawasan pusat kota dan berdekatan dengan Monumen Nasional serta area Medan Merdeka.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kenyamanan penumpang yang berada di area Stasiun Gambir, PT KAI berencana akan merenovasi besar-besaran. Namun, fungsi utama Stasiun Gambir tetap dipertahankan untuk skala yang lebih luas demi melayani perjalanan kereta api jarak jauh.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin menyebut target penyelesaian proyek renovasi stasiun Gambir ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu dua tahun ke depan. Dalam pengembangannya, Stasiun Gambir juga akan terhubung dengan jaringan KRL sehingga memperkuat integrasi antarmoda transportasi di kawasan pusat Jakarta.

Dalam hal tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy mengatakan proyek renovasi tersebut akan segera dijalankan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Meski akan terintegrasi dengan KRL, Dudy menegaskan fungsi Stasiun Manggarai sebagai hub utama transportasi rel Jabodetabek tetap dipertahankan.

Ke depan, Stasiun Gambir nantinya diproyeksikan menjadi stasiun nasional yang memiliki peran penting dalam jaringan transportasi kereta api nasional. Karena selama ini, Stasiun Gambir dikenal sebagai salah satu stasiun utama keberangkatan dan kedatangan kereta api jarak jauh di Jakarta.

Dikatakan, Stasiun Gambir nantinya akan menjadi stasiun nasional, sementara Stasiun Manggarai menjadi hub. Bobby mengatakan, Presiden Prabowo memerintahkan agar proses renovasi itu segera berjalan.

Sebelumnya, KAI tengah menyiapkan pengembangan Stasiun Gambir secara bertahap sebagai kawasan transit oriented development (TOD) dan simpul intermoda utama di pusat Jakarta.

Pengembangan Stasiun Gambir diarahkan pada optimalisasi pemanfaatan lahan melalui penataan zona komersial dan ruang publik multifungsi, integrasi kawasan stasiun dengan pusat kegiatan di kawasan Medan Merdeka, serta penyediaan fungsi komersial yang beragam dan tersegmentasi.

Dari sisi konektivitas, nantinya Stasiun Gambir akan diperkuat sebagai hub transportasi terpadu yang menghubungkan kereta api jarak jauh, KRL Jabodetabek, MRT Jakarta, serta layanan bus Transjakarta. Penataan kawasan juga mencakup integrasi stasiun dengan ruang publik dan taman kota di kawasan Medan Merdeka, termasuk area Monumen Nasional.

Jejak Sejarah Yang Terlupakan, Stasiun Gambir Dulunya Adalah Tanah Rawa

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru