Cabul di Toilet MRT, Pria ini Diganjar Denda Rp41 Juta

Seorang pria berusia 47 tahun melakukan terbukti melakukan pencabulan pada seorang remaja pria 14 tahun di toilet Stasiun MRT Woodlands, Singapura. Tindakan pencabulan ini dilakukan pada 21 Agustus 2018 lalu ketika dirinya berdiri di sebelahnya.

Baca juga: Penumpang Tandai Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dengan Stempel Anti-Groping

KabarPenumpang.com melansir laman channelnewsasia.com (8/10/2019), Stanley Phang Kok Fui, pelaku pencabulan tersebut mengaku bersalah atas tuduhan tindakan pencabulan di tempat umum ketika kasusnya disidangkan di Pengadilan. Tindakan ini dilakukan dirinya saat buang air di salah satu urinal dan menyikut remaja pria itu dengan sikutnya.

Ketika remaja itu memandangnya, Phang kemudian melakukan tindakan cabul pada dirinya sendiri sambil melihat alat kelamin anak itu. Wakil Jaksa Penuntut Umum, Regina Lim mengatakan bahwa Phang terus mendorong anak tersebut dengan sikunya.

Bahkan ketika anak tersebut selesai buang air kecil, Phang menunjuk ke arahnya dengan kepala sembari berjalan ke sebuah bilik. Karena kejadian itu, anak tersebut keluar dari toilet dan melaporkan tindakan yang menimpa dirinya ke petugas di Stasiun MRT Woodlands.

Petugas yang mendengar pengakuan itu kemudian menuju ke toilet bersama si remaja tersebut dan menemukan Phang di dalam bilik. Kemudian petugas mengatakan akan menghubungi polisi dan Phang meminta maaf karena memberi tanda kepada remaja itu untuk pergi ke bilik sebelum melarikan diri.

“Kami sedang bersama dengan seorang anak laki-laki. Baru saja dia ada di dalam toilet dan seorang pria memintanya untuk mengikuti ke sebuah bilik dan melakukan hal-hal yang tidak senonoh. Subjek baru saja melarikan diri sementara saya memanggil polisi,” kata seorang manajer stasiun yang menghubungi polisi.

Karena melakukan tindakan cabul terhadap korban, Phang didenda S$4 ribu atau sekitar Rp41 juta.

Belum lama ini juga seorang pria paruh baya memfoto penumpang wanita yang duduk diseberangnya dengan menggunakan busana minim tengah tertidur. Foto-foto yang diambilnya kemudian di bagikan ke laman Facebook dan dibanjiri respon serta komentar dari para warganet.

Baca juga: Tingkat Pelecehan Seksual Tinggi, Kepolisian Jepang Rilis Aplikasi yang Bisa Teriak!

Bahkan pada salah satu foto yang berhasil diabadikan oleh penumpang lain, tampak si pria paruh baya ini tengah memperbesar (zoom in) bagian wajah dari si wanita. Belum lagi di foto lain yang tampak bagian paha dari wanita ini terbuka. Tindakannya ini pun sudah termasuk pelecehan.