Friday, May 8, 2026
HomeAnalisa AngkutanCegah Kecelakaan Kereta Api, BRIN Terus Kembangkan Riset Secara Tepat dan Nyata

Cegah Kecelakaan Kereta Api, BRIN Terus Kembangkan Riset Secara Tepat dan Nyata

Sebagai transportasi yang paling digemari masyarakat, kereta api adalah satu-satunya transportasi yang paling praktis dan efisien. Kenyamanan dan keamanan pun dirasakan masyarakat yang biasa beraktivitas setiap harinya. Bahkan menggunakan kereta api, bisa menghemat waktu karena terbebas dari kemacetan.

Selain itu teknologi yang digunakan kereta api, kini sudah semakin canggih. Kemajuan teknologi pada dasarnya sudah ditingkatkan pada kereta api itu sendiri. Tak hanya itu, infrastruktur seperti sinyal maupun rel juga kini sudah makin canggih, namun tetap dilakukan pengecekan secara berkala.

Namun bila terjadi risiko yang menyebabkan fatal, pengecekan dan pemeriksaan harus secara detail dan terperinci. Tak hanya pemeriksaan dari pihak PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI), tapi dari pihak luar justru dapat memperlancar pengecekan agar bisa diketahui hasilnya secara akurat. Seperti halnya pada kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek yang menabrak kereta rel listrik (KRL) di Bekasi Timur pada Senin (27/4) lalu.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji teknologi bantalan rel berbasis karet komposit untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan transportasi umum kereta api. BRIN telah berkontribusi dalam desain dan riset sistem kereta api, termasuk pada kereta LRT dan kereta di jalur Makassar–Parepare, Sulawesi Selatan. Selain itu, riset juga dilakukan pada material seperti bantalan rel berbasis karet komposit untuk meningkatkan keselamatan dan umur pakai infrastruktur kereta api.

BRIN juga mengembangkan sistem keamanan lintasan kereta api, termasuk bagaimana sistem proteksi dapat terintegrasi secara otomatis dengan masinis. Selain itu, mereka juga mengkaji dampak medan magnet dari lokomotif terhadap kendaraan di sekitar lintasan. Medan magnet yang besar berasal dari sistem kelistrikan lokomotif, sehingga perlu dikaji metode netralisasi agar tidak mengganggu kendaraan lain.

Pentingnya riset mengenai netralisasi medan magnet yang ada di sekitar lintasan rel kereta api agar tidak mempengaruhi kendaraan yang lewat di sekitarnya. Jadi, medan magnet yang besar itu dihasilkan oleh kereta api yang mau lewat. Karena sumber di lokomotif itu besar sekali listriknya, magnetnya itu terhantar sampai ke kereta api di depannya. Terkait hal tersebut tentu BRIN dapat mengkaji atau meriset bagaimana untuk netralisasi medan magnet di sekitar lintasan kereta api itu supaya tidak mengganggu lalu lintas mobil yang akan lewat.

BRIN juga mengemukakan, ekosistem perkeretaapian yang sangat beragam tersebut menjadi bahan kajian bagi para peneliti. Mereka juga tengah melakukan revitalisasi kerja sama dengan PT Industri Kereta Api (INKA) di Madiun, Jawa Timur, untuk memperkuat kolaborasi di sektor tersebut. Tentunya, BRIN tidak hanya fokus pada riset teknologi, tetapi juga mencakup aspek hukum, sosial, dan kebijakan, guna memberikan solusi komprehensif bagi berbagai tantangan nasional.

Mengenal Sistem Persinyalan Kereta Api di Indonesia, Ini Cara Kerjanya

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru