‘Ceramah’ di Dalam Penerbangan Frontier Airlines, Pria Ini Disinyalir Terkena Gangguan Mental

Sumber: Fox News

Kendati Anda sudah membayar mahal untuk membeli tiket pesawat, bukan berarti Anda bisa berbuat seenaknya saja. Tetaplah menjaga sikap dan saling menghargai satu sama lain merupakan prinsip yang harus Anda pegang kapanpun, dimanapun Anda berkendara menggunakan sarana transportasi berbasis massal. Jangan sampai nasib Anda berakhir seperti seorang pria yang menjadi penumpang dari Frontier Airlines.

Baca Juga: Ditendang Penumpang Cilik, Wanita Ini Keluhkan Regulasi Delta Airlines

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman foxnews.com (2/9/2018), pria ini terpaksa dibekuk petugas keamanan karena telah meresahkan penerbangan Frontier Airlines pada Kamis (30/8/2018) dari Las Vegas menuju San Antonio, Texas. Kerusuhan yang ditimbulkan oleh pria yang namanya enggan dibongkar ini sempat diabadikan dalam bentuk video oleh penumpang lain bernama Clifton McBee dan diunggah ke internet.

Dalam rekaman berdurasi lebih dari dua menit tersebut, tampak si penumpang pria ‘berceramah’ dengan sangat kencang. “Biar semua orang di dalam kabin bisa mendengar saya,” tutur sang pria. Sumpah serapah pun tak pelak dilontarkan oleh pria berkulit gelap tersebut. “Anda tidak bisa tidur karena pria ini?” ujar pria yang disinyalir memiliki masalah mental ini. “Dan Anda juga berharap petugas keamanan melakukan tugasnya, bukan?” tandasnya.

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara gemuruh yang cukup keras yang menandakan kejadian ini terjadi ketika pesawat tengah mengudara. Hasil dari ‘ceramahnya’ tersebut membuat si penumpang pria ini turun dari pesawat dengan mengenakan borgol dan dikawal oleh beberapa petugas keamanan.

Tidak berhenti sampai di situ, pria ini malah semakin mengamuk setibanya di terminal. Emosinya semakin tidak bisa terbendung ketika ia menanyakan anaknya yang berusia lima tahun – memaksa petugas keamanan menjatuhkannya ke lantai guna membekukannya sampai lebih banyak petugas yang datang untuk mengamankannya.

Priaini juga terus berteriak tentang luka bekas operasinya yang terasa sakit ketika salah satu petugas memegang area tertentu. “Ada sebuah peluru yang bersarang di tubuh saya dan itu sangat sakit!” teriak sang pria kepada petugas keamanan.

Baca  Juga: Phobia Pada Bayi, Penumpang Delta Airlines Mengamuk di Kabin

Menurut petugas Departemen Kepolisian San Antonio yang menangani kasus ini, mengatakan bahwa si pria diamankan sebelum akhirnya dilarikan ke fasilitas kesehatan mental untuk investigasi lebih lanjut.

“Keselamatan adalah prioritas utama di Frontier Airlines dan kami tidak mentoleransi apa pun yang mengancam keamanan pelanggan atau kru kami. Seorang penumpang menmbuat kekacauan selama penerbangan 1144 dari Las Vegas ke San Antonio pada 30 Agustus 2018. Polisi mengamankan penumpang yang bersangkutan saat mendarat di San Antonio. FBI tengah menyelidiki kasus ini karena sebagian insiden terjadi dalam penerbangan. Untuk menghormati penyelidikan, kami tunduk kepada FBI untuk rincian lebih lanjut,” tutur pihak Frontier Airlines dalam sebuah pernyataan resmi.