Dari London, Kereta Kargo East Wind Sampai di Yiwu Setelah 19 Hari!

0
shanghaiist.com

Akhirnya kereta pertama yang menghubungkan perdagangan dari Cina ke Inggris telah tiba kembali di Yiwu, Cina setelah menempuh perjalanan sepanjang 12.000 km. Dilansir KabarPenumpang.com dari shanghaiist.com (1/5/2017), perjalanan kereta kargo perdaganganan ini membuka kembali jalur sutera kuno menjadi lebih modern.

Dengan melintasi tujuh negara dan mengangkut sebanyak 32 kontainer yang berisikan produk bayi (bersalin) dan minuman ringan. Enam negara yang dilewati kereta ini yaitu Perancis, Belgia, Jerman, Polandia, Rusia, dan Kazakhstan, selain Inggris tempat keberangkatan kereta ini.

Baca Juga: Tempuh 12.000 Km, Jalur Sutera Kuno Dibuka Kembali dari Inggris Menuju Tiongkok

Diketahui, Yiwu merupakan “rumah” bagi banyak pabrik yang memproduksi segala sesuatu mulai dari pakaian, hiasan yang digantung pada pohon Natal dan sudah melakukan pengiriman dari Cina ke-28 kota belahan Eropa. Pada tahun 2020 Cina sendiri berharap akan ada 5.000 perjalanan yang akan dilakukan setiap tahunnya melalui jalur pengiriman trans kontinental.

shanghaiist.com

Perjalanan kereta kargo sepanjang 12.000 km ini bagian dari pemikiran One Belt, One Road di tahun 2013 lalu yang bertujuan untuk mengembangkan infrastruktur dagang dan transportasi di Asia dan Eropa. Untuk usaha ini sendiri, Cina sudah menyisihkan dana sekitar US$40 miliar. Ternyata rute perjalanan kereta ini lebih panjang dibanding Trans Siberia yang terkenal di rusia dan lebih pendek 1000 km dibangding perjalan kereta api China ke Madrid 2014 lalu.

Baca Juga: Jalur Kereta Trans-Siberia Capai Usia 100 Tahun

Saat ini, London merupakan kota ke 15 yang terhubung dengan jaringan kereta barang yang dioperasikan oleh China Railway Corporation, dan di klaim lebih murah dan cepat dibandingkan angkutan kapal serta udara. Apalagi dengan kapal yang bisa mencapai 30 hari perjalanan atau sebulan dari keberangkatan hingga kota tujuan.

shanghaiist.com

Memang, bila dbandingkan dengan kapal, kereta yang dinamakana East Wind ini hanya mampu mengangkut 88 peti kemas dibandingkan kapal yang mampu mengakut 10 ribu hingga 20 ribu peti kemas. Namun untuk biaya yang dibutuhkan dalam pengiriman barang menggunakan kerta dari London ke Cina belum dipastikan apakah memiliki nilai bisnis yang baik.

Baca Juga: Wow! Kereta di Indonesia Ini Tempuh Jarak Lebih Dari 900 KM!

Leave a Reply