Dari Paris, Inilah Schneider Brillié P2 – Bus Tingkat Pertama di Dunia

0
Schneider Brillié P2, bus tingkat pertama di Paris, Prancis. Foto: Istimewa

Schneider Brillié P2 mucul pertama kali tahun 1906 silam. Ini adalah bus motor tingkat pertama di dunia yang meluncur di Paris, Perancis. Bus ini dirancang bertingkat karena untuk mengangkut penumpang lebih banyak dan menggantikan omnibus tingkat dua yang ditarik oleh kuda.

Baca juga: Omnibus, Jenis Bus Awal Abad Ke-19 yang Ditarik Kuda

Seperti trem dan omnibus, Schneider Brillié P2 merupakan bus tingkat yang memiliki dua kelas perjalanan. Di mana kelas satu berada di dalam kabin bus dan kelas dua berada di luar ruangan atau bagian atas.

Schneider Brillié P2 masa lalu dan masa kini. Foto: Istimewa

KabarPenumpang.com mengutip dari wikipedia.org, jenis kendaraan ini ditarik pada tahun 1911 lalu karena salah satu armadanya pernah terbalik di place de l’Étoile. Atas kejadian tersebut, Schneider Brillié P2 kehilangan dek atasnya dan berganti nama menjadi P3.

Meski begitu, tahun 1966 RATP mencoba kembali dua tingkat di dua jalur di Paris. Ini adalah sebuah prototipe yang dibangun oleh Berliet (tipe E-PCMR). Bus ini mulai beroperasi tahun 1966, dengan pesanan untuk 25 kendaraan.

Produksi pertama armada tersebut ditugaskan mulai 19 Juni 1968 di jalur 94, Gare Montparnasse – Levallois. Kemudian 17 Februari 1969, baris 53, Opera – Porte d’Asnieres dilengkapi dengan model ini. Tetapi masalah lalu lintas menyebabkan RATP secara definitif meninggalkan kendaraan ini pada tahun 1977.

Hal tersebut karena jenis bus ini kurang cocok dengan struktur jaringan Paris, halte yang terlalu dekat satu sama lain yang mencegah orang naik ke atas. Oleh karena itu, tidak ada jalur angkutan massal Paris yang menggunakan bus tingkat.

Schneider Brillié P2 menggunakan mesin Brillié 40 hp 4 silinder dengan 800-1.000 rpm dengan lubang 125 mm dan langkah 140 mm dan mampu menghasilkan tenaga 40 hp. Gearbox memiliki tiga gigi maju dan satu mundur. Pada kecepatan tertinggi 1000 rpm di gigi pertama, Schneider-Brillié dapat bergerak dengan kecepatan maksimum 5,65 km per jam, 11,3 km per jam pada gigi kedua, dan 20,2 km per jam pada gigi ketiga.

Baca juga: Bus Tingkat Ternyata Awalnya di Paris Bukan London

Tangki bahan bakar menampung hingga 100 liter dan diisi dengan bensin atau benzena (produk tar batubara dicampur dengan bensin untuk digunakan sebagai bahan bakar). Tanpa muatan, mobil menggunakan bahan bakar 35-40 liter untuk menempuh jarak 100 km, sedangkan dengan muatan, dibutuhkan 73-77 liter untuk menempuh jarak yang sama.