Sunday, January 29, 2023
HomeDaratDepo Lokomotif Tanah Abang, Primadona Lokomotif Diesel Hidrolik di Zamannya

Depo Lokomotif Tanah Abang, Primadona Lokomotif Diesel Hidrolik di Zamannya

Yang suka bepergian naik KRL turun di Stasiun Tanah Abang, pasti mengetahui dengan depo lokomotif yang satu ini. Ya, Depo Lokomotif Tanah Abang yang berdekatan dengan stasiunnya ini masih terlihat ramai hingga kini, meski wilayah PT Kereta Api Indonesia Daop 1 sudah memiliki depo lokomotf paling besar dan luas berada di area Cipinang saat ini.

Depo Lokomotif Tanah Abang masih sibuk dengan aktifitasnya untuk pengecekan, perawatan bahkan perbaikan kecil untuk lokomotif yang singgah. Tak hanya lokomotif, depo ini kerap kali dijuluki sebagai depo kereta penting. Tak heran beberapa rangkaian kereta istimewa juga bertengger disini, seperti Kereta Istimewa, Kereta Inspeksi, dan tentu saja Kereta Penolong.

Selain itu Depo Lokomotif Tanah Abang juga digadang – gadang sebagai rumah singgahnya Lokomotif Diesel Hidrolik (DH). Tepat sekali, dahulu depo ini didominasi dengan lokomotif bermesin DH ketimbang Elektrik seperti saat ini dengan seri CC.

Lokomotif dengan tipe mesin DH ini sempat memiliki koleksi seri BB 300, BB 303, BB 304, BB 306, dan D 301. Bahkan ada pula sebagai lokomotif DH dikenal denga usianya yang cukup tua yaitu C 300. Berdasarkan data koleksi lokomotif saat itu berjumlah 19 buah. Rangkaian yang ditarik lokomotif ini pun beragam. Namun biasanya lokomotif DH menarik rangkaian penumpang yaitu KA Lokal Rangkasbitung dan KA Lokal Merak. Bahkan saking masih kuatnya, lokomotif DH ini pernah menarik rangkaian batu bara rute Cigading – Bekasi pp.

Perawatan lokomotif di Depo Lokomotif Tanah Abang kini relatif lebih bagus. Sudah cukup banyak lokomotif saat ini yang singgah di depo. Rangkaian yang ditarik pun tak hanya wilayah Daop 1 saja, melainkan bisa mencapai berbagai kota di Pulau Jawa.

Namun, ikonik lokomotif yang keluar dari Depo Lokomotif Tanah Abang lebih dominan angkutan kereta barang, seperti angkutan semen, petikemas, dan tentu saja batu bara. Kru yang bertugas pun sudah siap dari mess atau tempat tinggal sementara di samping depo. Meski wilayah depo tidak terlalu luas, dan tidak memiliki turntable, namun tetap aktif perawatan selama 24 jam demi prioritas utama.

PRAS – Cinta Kereta Api

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru