East Japan Railway Hadirkan Aplikasi “Train’ing,” Mudahkan Penumpang Berolahraga Dalam Kereta

0
Aplikasi Train'ing

Tidak sempat berolahraga ketika pulang kerja atau ketika liburan karena dipenuhi dengan tugas rumah? Sebenarnya tak jadi masalah dan bahkan banyak aplikasi yang membantu untuk menyehatkan tubuh meski dengan cara sederhana dalam berolahraga.

Baca juga: Cuma Squat 20 Kali, Penumpang Bisa Naik MRT Singapura Gratis

Baru-baru ini East Japan Railway berkolaborasi dengan klub kebugaran Jepang Jexer meluncurkan aplikasi untuk memudahkan penumpang kereta olahraga. Aplikasi bernama Train’ing ini dikembangkan oleh McCann Health yang mengubah penumpang naik kereta tidak hanya menjadikannya moda transportasi perpindahan dari satu tempat ke yang lainnya, tetapi juga tempat untuk berolahraga.

Train’ing memanfaatkan kekuatan teknologi geofencing di kereta area Tokyo untuk memandu penumpang melalui latihan mental dan fisik di mana mereka berada dalam perjalanannya. Panduan untuk penumpang langsung disambungkan dengan audio ponsel pintar mereka.

KabarPenumpang.com melansir laman thedrum.com (28/1/2020), aplikasi ini berkoordinasi dengan suar yang dipasang di gerbong kereta untuk menyediakan program pelatihan yang optimal untuk setiap pengguna tergantung pada waktu perjalanan, lokasi naik dan status kemacetan kereta. Riwayat pelatihan pengguna divisualisasikan dalam aplikasi menggunakan grafik dan lencana, memotivasi penggunaan dan perjalanan yang berkelanjutan.

Sebelum memulai olahraga dengan aplikasi Train’ing ini, penumpang harus memasukkan lokasi dan data pengangkutan. Sebab, semua latihan yang akan diberikan pada penumpang melalui aplikasi akan menggunakan fasilitas kereta seperti tiang ataupun tali pegangan.

McCann Health mengatakan, pembuatan aplikasi tersebut dikembangkan di bawah pengawasan programmer dan instrukut kebugaran profesional. Aplikasi tersebut mengambil bagian biasa dari kehidupan sehari-hari bagi mereka yang tinggal di Tokyo dan mengubahnya menjadi peluang untuk manajemen kesehatan yang lebih baik.

Kampanye ini baru saja diluncurkan tunggu saja untuk melihat dampaknya. Tak hanya Jepang, sebelumnya di Singapura penumpang bisa naik MRT secara gratis setelah melakukan 20 squat dalam waktu 40 detik.

Saat itu, SMRT tengah melakukan kampanye dengan perusahaan asuransi Prudential yang mendorong warga Singapura tetap sehat seiring bertambahnya usia. Tiket gratisnya pun hanya bisa dipakai sekali di hari yang sama.

Baca juga: Israel Railways Hadirkan Sepeda di Stasiun untuk Mudahkan Akses Penumpang

Saat itu di Singapura ada beberapa titik untuk melakukan squat tersebut yakni di Stasiun MRT Tampines, City Hall dan beberapa lainnya. Kampanye tersebut bisa diikuti penumpang dengan tinggi badan minimum 1,2 meter.

Leave a Reply