Elon Musk Hadirkan Solusi Transportasi Canggih Berbasis Travelator

Siapa yang tidak kenal dengan Elon Musk? Dewasa ini namanya kerap kali menghiasi sejumlah media dengan salah satu idenya dalam pengadaan moda transportasi masa depan bernama Hyperloop. Tidak hanya itu, CEO SpaceX ini juga tengah berkutat dengan proyek lainnya yang masih berkaitan dengan dunia transportasi, yaitu pengadaan sebuah jaringan transportasi di bawah kota Los Angeles. Baru-baru ini, Elon mengunggah video di akun Instagram miliknya yang menunjukkan sebuah mobil otonom, Tesla yang masuk ke dalam sebuah lubang menggunakan mesin elevator.

Baca Juga: Bertha, Mesin Bor Raksasa Yang Pernah Terperangkap di Bawah Tanah Seattle

Sebagaimana informasi yang diperoleh KabarPenumpang.com dari laman dailymail.co.uk (26/7/2017), nantinya mobil tersebut akan memasuki sebuah terowongan dan mengarungi bawah tanah Los Angeles menggunakan travelator yang dapat melaju dengan kecepatan 130mph atau setara dengan 209 km per jam. Adapun terowongan ini merupakan cara yang Elon tempuh untuk mengentaskan masalah kemacetan yang kian hari kian meradang di Los Angeles.

Sebelum Elon mengunggah video tersebut ke akun Instagram pribadinya, ia terlebih dulu mengantongi ijin dari pemerintah setempat untuk “melubangi” perut bumi yang nantinya akan menghubungkan New York dan Washington DC hanya dalam waktu 29 menit saja. Jika tidak menemukan kendala dalam pengerjaannya, terowongan ini akan menjadi terowongan terpanjang di dunia. Ini akan mengalahkan rekor yang saat ini dipegang oleh Gotthard Base Tunnel, sebuah jalur kereta api yang membentang sepanjang Pegunungan Alpen di Swiss dengan panjang kurang lebih 35,5 mil (setara 57 km).

Baca Juga: Elon Musk, CEO SpaceX Ini Paparkan Ide Entaskan Masalah Kemacetan

Beberapa minggu ke belakang, Elon mengatakan bahwa kerangka travelator di terowongan tersebut sudah terpasang. “Seharusnya minggu depan sudah bisa dioperasikan,” ungkap Elon. Pria yang dikenal aktif di media sosial ini juga mengunggah foto lokasi dari terowongan tersebut di akun Twitter pribadinya. Pembangunan terowongan ini sendiri baru selesai pada awal bulan Juli kemarin, dan dalam cuitan terpisah, Elon mengatakan bahwa alat tersebut tidak akan mengecewakan para penggunanya.

Pengadaan terowongan ini merupakan bentuk jawaban Elon terhadap cibiran para ahli yang menyebutkan bahwa terowongan ini tidaklah praktis dan tidak mungkin diterapkan. Dalam keterangan terpisah, Elon menyebutkan bahwa terowongan ini weatherproof, tidak terlihat, dan tidak akan membentur kepala Anda seraya menyindir perusahaan lain yang menghadirkan teknologi drone atau taksi udara.