Fokker F-VII – Pesawat Legendaris ‘Pelaku’ Penerbangan Perdana Reguler Amsterdam-Batavia di Tahun 1924

0
Replika Fokker F-VIIb di Nederlands Transport Museum. Foto: Tripadvisor

Sebelum dikenal untuk uji coba penerbangan antarbenua pertama KLM rute Amsterdam-Batavia pada 1 Oktober 1931, pesawat Fokker F-VII sebetulnya sudah lebih dahulu dikenal berkat penerbangan bersejarah lainnya.

Baca juga: Hari ini, 96 Tahun Lalu, Sejarah Rute Reguler Terpanjang Dunia KLM Amsterdam-Batavia Dimulai

Tercatat, Kolonel Richard Evelyn Byrd, pengelana wilayah kutub Utara dan Selatan dari Amerika Serikat sekaligus penerbang terkenal dunia yang kerap disebut terkait teori bumi datar; Charles Kingsford Smith, pilot pertama yang berhasil melahap rute transpasifik, AS-Australia; dan Amelia Earhart, seorang pelopor penerbangan wanita pertama yang menerima medali Distinguished Flying Cross, pernah menggunakan pesawat single engine tersebut dalam berbagai penerbangan bersejarah.

Dikutip dari aviation-history.com, Fokker F-VII diketahui berhasil terbang perdana pada 24 November 1924. Pesawat dengan konstruksi terdiri dari pipa baja, penutup kain, dan sayap berlapis kayu ini mampu mengangkut sebanyak 8-12 penumpang serta dua orang kru.

Di masa kejayaannya, Fokker F-VII diproduksi sebanyak 250 unit. Namun, sebaran dari jumlah tersebut bisa dibilang cukup banyak, meliputi negara-negara di seluruh Eropa, Afrika, Timur Tengah, Asia, Australia, dan Amerika Serikat.

Fokker F-VII generasi pertama dibekali dengan mesin tunggal Rolls Royce Eagle IX -mesin yang digunakan dalam penerbangan uji coba bersejarah antara Amsterdam ke Batavia- berkekuatan 260 hp (horse power atau tenaga kuda), Napier Lion 450 hp, atau mesin Bristol Jupiter.

Setahun berselang, F-VIIa lahir dengan didukung oleh mesin 400 hp Packard Liberty dan didemonstrasikan oleh Anthony Fokker di Amerika Serikat. Saat mempromosikan pesawatnya di Amerika Serikat, Anthony Fokker ikut berpartisipasi dalam Ford Reliability Tour dan menghasilkan versi F-VIIa-3ms dengan tiga mesin Wright J-4 Whirlwind 200 hp. Versi ini merupakan tri-motor atau tiga mesin Fokker pertama dan berhasil melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 4 September 1925.

Di antara versi atau jenis lain, Fokker F-VIIa-3ms menjadi varian yang paling laris dengan total produksi sebanyak 145 unit. Penggunannya pun juga lebih luas, mulai dari pesawat komersial, pesawat pembom, hingga pesawat amfibi.

Fokker F-VII. Foto: Wikimedia Commons

Selain varian tersebut di atas, Fokker F-VII juga memiliki 13 versi pengembangan lainnya. Namun, hanya beberapa dari mereka yang berhasil mendapatkan lisensi, seperti Avro 618 Ten dan Avia F-VIIb / S-19.

Baca juga: Stasiun Blitar, Sejarah Panjang dari Fokker Hingga Soekarno

Terlepas dari banyaknya versi dengan beberapa pengembangan di bagian mesin dan dimensi, secara umum, spesifikasi Fokker F-VII cukup mentereng pada zamannya.

Pesawat tersebut diketahui mampu terbang sejauh 1.160 km di ketinggian 2.600 meter pada kecepatan jelajah 155 km per jam. Selain itu, pesawat dengan tinggi sekitar 4 m, panjang 14 meter lebih, dan bentang sayap mencapai 19.3 m ini juga memiliki kemampuan berat lepas landas maksimum (MTOW) 3.650 kg serta kapasitas penumpang sebanyak 10 orang.

Leave a Reply