Francisco, Kapal Ferry Wisata dengan Kecepatan 51,8 Knot!

0

Kapal ferry jelas bukan wahana yang asing di Republik ini, dengan kecepatan maksimal 15 knot kapal ferry telah memberi arti yang begitu penting dalam mendukung sistem transportasi nasional. Diantara tantangan kinerja kapal ferry di Indonesia adalah pada kemampuan kecepatan yang masih lamban. Bila di Tanah Air kapal ferry melaju direntang 8 – 15 knots, maka nun jauh di Argentina ada sosok kapal ferry RoRo (Roll on Roll off) yang sanggup melesat laksana speed boat, yakni 51,8 knot. Tingkat kecepatan yang spektakuler, yang hanya ditempati kelas kapal patroli cepat milik Angkatan Laut.

51,8 knot atau lebih mudahnya dapat disetarakan dengan 95 km per jam, ukuran kecepatan yang fantastis bagi kapal dengan bobot mati 450 ton. Yang dimaksud disini adalah kapal ferry Francisco yang dioperasikan perusahaan Buquebus dari Argentina. Di level kecepatan yang masuk gigi lima pada mobil sedan ini, Francisco bahkan dapat membawa 1.000 orang penumpang plus 150 kendaraan.

3l-image

Dikutip dari ship-technology.com, Francisco dibangun dengan empat dek, untuk dek pertama diperuntukkan untuk parkir kendaraan, di dek pertama (paling bawah) ini setiap kendaraan yang parkir mempunyai space panjang 4,5 meter, lebar 2,5 meter, dan bobot yang sudah ditentukan maksimum 2,5 ton. Kemudian dek kedua, diperuntukkan untuk penumpang kelas ekonomi, meski kelas ekonomi disini disediakan lounge dan bar, bahkan ada duty free shop.

Beranjak ke dek ketiga, di dek ini terbagi ke dalam empat area, daerah pertama ditujukan sebagai ruang wisata bagi para turis, disini dilengkapi baru dan tempat duduk santai. Daerah kedua terdapat ruang tunggu, business lounge, dan toilet. Daerah ketiga ditempati penumpang kelas bisnis, dan daerah keempat menjadi ruang bagi penumpang kelas satu. Sementara di dek keempat menjadi lokasi anjungan kemudi, pompa air, dan penempatan berbagai perangkat navigasi.

Incat-Tasmanias-Ferry-is-Officially-Worlds-Fastest-Ship

Mampu melaju dengan kecepatan begitu tinggi, pastinya Francisco punya mesin khusus. Menurut spesifikasi, Francisco dilengkapi dua mesin waterjet Wartsila LJX 1720 SR, dan dua mesin gas turbin General Electric Energy LM2500. Setiap mesin waterjet dan gas turbin dipasang pada setiap sisi lambung kapal. Menghantarkan kecepatan begitu tinggi, Francisco punya dua tangki bahan bakar yang masing-masing berkapasitas 70.000 liter solar, dua tangki oli generator yang masing-masing berisi 1.240 liter, dan dua tangki LNG dengan kapasitas masing-masing 40m3. Untuk melayani kebutuhan 1.000 penumpang, Francisco sekali berlayar membawa 5.000 liter air tawar.

Kontrol navigasi pada anajungan.
Kontrol navigasi pada anajungan.

Kapal ferry dengan desain katamaran ini punya panjang 99 meter, lebar 26,94 meter, dan garis batas air 90,54 meter. Francisco dibangun oleh galangan Incat dari Hobart Australia, konstruksinya mulai dikerjakan pada November 2010 dan resmi dilunncurkan pada November 2012. Momen sea trial berlangsung pada Maret 2013 dan kemudian diberi label kapal hemat energi pada Juni 2013. Saat ini kapal ferry Francisco melayani rute di Sungai Plate, menghubungkan antara Kota Buenos Aires di Argentina dan Kota Montevideo di Uruguay.

Leave a Reply