Hindari Tabrak Motor, Pengemudi Trem ini “Lempar” Beberapa Penumpang

Sumber: croydonadvertiser.co.uk

Seorang penumpang trem terlempar ke tiang pegangan besi pada Jumat sore (10/8/2018) kemarin. Kejadian yang terjadi di salah satu armada Croydon Trem ini meninggalkan luka yang cukup parah pada Sarah Preece (33 tahun). Menurut penuturan Sarah, tidak hanya dirinya saja yang terlempar ketika si pengemudi trem menginjak rem secara mendadak – melainkan beberapa penumpang lainnya pun turut terlempar, namun Sarahlah yang bisa dibilang menderita luka paling parah.

Baca Juga: Tertabrak Trem, Wanita Paruh Baya ini Tersangkut di Kolong!

Dilansir KabarPenumpang.com dari laman croydonadvertiser.co.uk (14/8/2018), para saksi mata yang berada di dalam rangkaian trem tersebut mengaku pengereman mendadak tersebut dilakukan si pengemudi trem karena ada sepeda motor yang ‘terperangkap’ lampu merah. Mengingat peraturan lalu lintas di Inggris sana yang terkenal sangat ketat, maka mau tidak mau si pengendara motor berhenti ketika lampu lalu lintas menyala merah.

Guna menghindari kecelakaan dengan motor tersebut, maka si pengemudi trem pun berhenti secara mendadak yang berdampak pada terlemparnya sejumlah penumpang – termasuk Sarah. “Alhasil, tangan dan punggung saya mengalami luka. Saya tidak tahu apa yang terjadi kala itu,” kenang Sarah. Ia berasumsi bahwa ada yang salah dengan si pengemudi trem tersebut. “Mungkin ia mengemudi melebihi batas kecepatan yang berlaku,” ujarnya.

Sarah Preece. Sumber: croydonadvertiser.co.uk

Beberapa saat berselang setelah dirinya terlempar ke tiang besi tersebut, Sarah duduk sejenak untuk menenangkan dirinya yang kala itu gemetaran. Merasa dirinya sudah cukup tenang – walaupun tengah cidera, ia lalu menanyakan apa yang terjadi kepada si pengemudi.

“Si pengemudi mengatakan ada pengendara motor yang menghalangi lajunya,” jelas Sarah. “Namun seharusnya Anda memperlambat laju ketika hendak melintasi sebuah persimpangan,” tandasnya menyanggah pernyataan si pengemudi trem.

Sarah pun tetap pada pendiriannya bahwa si pengemudi melaju melebihi batas kecepatan. “Saya tidak tahu seberapa cepat, namun cukup cepat untuk melemparkan saya dan beberapa penumpang lainnya,” terangnya.

Baca Juga: English Electric Balloon, Tulang Punggung Sistem Trem di Blackpool

Menanggapi hal tersebut, First Group selaku operator dari layanan trem tersebut akan menindaklanjuti insiden yang membahayakan nyawa penumpang ini. “Kami selaku opeartor akan melakukan investigasi dan mengusut kasus ini hingga tuntas. Namun tindakan yang dilakukan oleh pengemudi tersebut tepat karena telah mengaplikasikan fitur rem darurat demi menghindari kecelakaan dengan pengendara sepeda motor.” Terang pihak First Group.