HokBen Pasok Menu Baru di Garuda Indonesia, Bagaimana Quality Control-nya?

0

New inflight menu yang ada di penerbangan domestik Garuda Indonesia dari HokBen akan ada tiga macam yakni nasi dengan beef teriyaki, nasi dengan egg roll, nasi dengan chicken steak dan semuanya ditambahkan puding. Tapi bagaimana sih quality control-nya? Sebab, biasanya Aerofood ACS dari Garuda Indonesia yang melakukan hal tersebut.

Baca juga: Gandeng HokBen, Garuda Indonesia Hadirkan New Inflight Menu di Penerbangan Domestik

Ditemui KabarPenumpang.com saat penandatangan kerja sama Garuda Indonesia dengan Hokben untuk new inflight menu, VP Inflight Service Garuda Indonesia Vindex Tengker mengatakan, quality kontrol akan tetap dilakukan pihak Aerofood ACS. Sebab semua makanan dari vendor-vendor yang ada selain HokBen dicek dan tidak semuanya dimasak di dapur ACS.

“Kita keterbatasan tempat, makanan dari ACS pun tidak semuanya di masak di dapur kami, yang jelas kualifikasi stylenya harus sesuai dengan originalitasnya. Biasanya semua suplier kita audit,” ujar Vindex, Kamis (29/11/2018).

“Jadi sebelum kita membuat suatu kesepakatan kerja sama, kita audit dulu, ada tim yang kesana. Ini sama seperti kita mengaudit saat ada square baru. Setelah di audit flow-nya akan sampai ke ACS,” tambahnya.

Dia mengatakan, pihaknya menjamin semua makanan yang disediakan dan disiapkan oleh HokBen sendiri, sebab Garuda Indonesia menginginkan rasa original tanpa campur tangan Aerofod ACS. Vindex mengatakan, makanan dari HokBen akan hadir di dapur ACS 1 hari sebelumnya dan kemudian besokannya baru diupload ke pesawat.

“Yang jelas tidak ada campur tangan dari ACS, kita pakai trail and error untuk rasanya, basicly memang sudah dicoba juga saat dibekukan kemudian dipanaskan. Kita tidak ikut campur tangan karena nasinya HokBen ini kan khas, kita belum bisa membuat seperti Hokben. Jadi semua dari Hokben, kita hanya meletakannya di tempat, tutup dan chill (dibekukan),” ujar Vindex.

Dia menambahkan, makanan HokBen sama dengan yang lainnya saat masuk ke pesawat dalam suhu empat derajat celcius. Kemudian setelah di dalam pesawat, cabin crew akan memanaskannya dan disajikan kepada penumpang seperti halnya makanan yang lain.

Baca juga: Garuda Indonesia Group Hadirkan WiFi Gratis Dalam Penerbangan Domestik

Vindex mengatakan, untuk rasa tidak akan berubah saat di ketinggian, dari pengalama yang didapatkan dirinya, tidak hanya HokBen sebab, semua makanan yang dibuat di darat rasanya pas dan tidak kurang garam. Kalaupun berbeda, Vindex menjelaskan hanya akan berubah sedikit.

“Kalau seseorang punya lidah yang peka, mungkin akan jauh berbeda rasanya, bila tidak ya biasa saja. kita selama ini tidak menambahkan garam hanya seasoning (bumbu) yang di buat lebih strong (kuat),” tuturnya.

Leave a Reply