Intip Serba-Serbi Utrecht Sneltram, Si Ular Besi yang Jadi Saksi Bisu Penembakan di Utrecht

Kasus penembakan kembali terjadi, namun kali ini terjadi di Negeri Kincir Angin, dimana seorang pemuda yang diyakini sebagai warga negara Turki dengan membabi buta menembak penumpang trem yang ada di kota Utrecht, Senin (18/3/2019). Adalah Gokmen Tanis, pemuda berusia 37 tahun merupakan aktor di balik aksi penembakan yang menewaskan tiga orang penumpang trem ini. Selain menewaskan tiga orang, pelaku juga menyebabkan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka. Dikabarkan, pelaku kini sudah berhasil diamankan pihak berwajib.

Baca Juga: Sehari Pasca Penembakan Brutal, Bandara Christchurch Telah Dibuka Kembali

Patut diketahui bahwa trem di Utrecht ini sudah mulai beroperasi sejak 17 Desember 1983. Bisa dibilang, Utrecht Sneltram merupakan salah satu tulang punggung transportasi di kota pelajar di Belanda ini.

Sebagaimana yang dirangkum KabarPenumpang.com dari berbagai laman sumber, trem dengan cat kuning-hitam ini mulai dirancang pada akhir tahun 1970-an hingga awal tahun 1980-an. Adapun rute pertama yang jadi kala itu menghubungkan kota Utrecht dengan daerah suburban, Nieuwegein.

Tidak hanya menghubungkan Nieuwegein saja, rute yang dikenal dengan nama Lijn 60 (Line 60) ini juga mengkoneksikan sejumlah daerah lain, seperti residential areas of Lombok, dan Kanaleneiland. Trem di rute ini sendiri menjadikan Central Station of Utrecht sebagai titik awal keberangkatan – pun tujuan terakhir.

Lijn 60 memiliki panjang lintasan sekira 13,3 km dengan 15 titik pemberhentian di dalamnya, salah satu titik pemberhentiannya adalah 24 Oktoberplein-Zuid, lokasi dimana penembakan sadis tersebut terjadi.

Sementara untuk jalur lainnya, atau yang dikenal dengan Lijn 61 (Line 61), Qbuzz selaku operator dari trem ini mengkoneksikan Utrecht dengan Ijsselstein-Zuid via Nieuwegein. Untuk rute di Lijn 61 sendiri, sebenarnya tidak berbeda jauh dengan Lijn 60, hanya saja dua layanan ini terpisah di pemberhentian Stadscentrum. Lijn 60 akan lanjut menuju Merwestein, sedangkan Lijn 61 akan bertolak menuju Doorslag.

Baca Juga: Spektakuler! Utrecht Bangun Fasilitas Parkir Sepeda Terbesar di Dunia

Sebelum dioperasikan oleh Qbuzz, Utrecht Sneltram bergerak di bawah mandat dari Connexxion, sebuah jasa layanan transportasi terbesar di Belanda. Pergantian operator ini sendiri terjadi pada Desember 2011.

Rencananya, di tahun 2019 ini Utrecht Sneltram akan melebarkan jangkauannya menuju daerah timur, Uithof.