Jalur Kereta Terpendek di Dunia, Ternyata ada di Vatikan

Stasiun Vatikan (laliberte.ch)

Menjadi negara mungil di tengah kota Roma di Italia, Vatikan ternyata punya jalur kereta api dan baru tahun 2015 lalu dibuka untuk umum. Tak kalah mungil dengan negaranya yang punya luas hanya 44 hektar, jalur kereta api di Vatikan memiliki panjang 1,27 km dan menjadi jalur kereta terpendek di dunia. Meski begitu, jalur kereta ini cukup tersembunyi yakni berada di balik kemegahan Basilika Santo Petrus yang di apit oleh patung-patung Santo yang disucikan.

Baca juga: Stasiun Goathland, Jadi Tersohor Berkat Film Harry Potter

Selain itu, letaknya pun dibawah wisma yang menjadi kediaman Paus Fransiskus. Dirangkum KabarPenumpang.com dari independent.co.uk, ternyata jalur kereta ini merupakan penghubung satu-satunya stasiun di tengah Vatikan dengan stasiun lain dibalik tembok Vatikan.

Kereta Paus di Vatikan (Detik Travel)

Stasiun Vatikan sendiri dibalut dengan marmer, kereta dari stasiun ini akan mengangkut pelancong menuju ke Castel Gandolfo di Perbukitan Alban yang merupakan istana tempat peristirahatan Paus Fransiskus. Untuk diketahui, jalur kereta ini pertama kali dibuka untuk umum pada September 2015 lalu dan para pelancong yang tengah mengunjungi Vatikan bisa ikut tur naik kereta api menuju berbagai destinasi.

Tur kereta ini sendiri menghubungkan beberapa destinasi favorit pelancong di Vatikan maupun di Roma selain ke istana Paus Fransiskus di Castel Gandolfo. Sepanjang jalur kereta, pelancong tidak akan merasa bosan sebab, pemandangan indah seperti taman bunga dan lahan pertanian menemani perjalanan.

Castel Gandolfo yang merupakan tempat kediaman Paus Fransiskus berada di kaldera purba tepatnya di atas Danau Albano. Selain istana, observatorium, serta vila warisan Kaisar Diocletian, kota ini menampung kebun seluas 25 hektar.

Kegiatan disini terbagi dalam tiga bagian, yang pertama adalah ziarah spiritual menyelami kisah Takhta Suci dan bertamu ke apartemen pribadi Paus. Kedua, ke vila Diocletian dan yang terakhir, wisata kebun untuk melihat sejumlah tanaman eksotis, salah satunya sebatang pohon zaitun pemberian Raja Hussein dari Yordania.

Castel Gandolfo juga merekam episode sejarah yang menyentuh. Semasa Perang Dunia II, Paus Pius XI melindungi 12.500 pengungsi di sini, serta menyulap kamar tidur pribadinya menjadi bangsal bersalin di mana 35 bayi dilahirkan. Seperti yang mudah dibayangkan, kediaman Paus didesain elegan.

Interiornya ditaburi benda yang sarat cerita, mencakup ornamen, perabot antik, serta perlengkapan upacara seperti kain dan tandu yang dulu dipakai untuk mengangkut Paus. Dari kamar tidur Paus, kita bisa mengintip Kota Roma dan Laut Mediterania di kejauhan. Selain petilasan sakral, Castel Gandolfo menawarkan kenikmatan duniawi.

Baca juga: Napoli Centrale Railway Station, Salah Satu Gerbang Pelancong Menuju Pulau Capri

Di kedai wine (fiaschetteria) seperti Frascati dan Marino, wine putih dan merah bisa dinikmati cukup dengan memutar keran. Nektar ini biasanya dipadankan dengan porchetta, daging babi tanpa tulang yang dipanggang perlahan dan galibnya disantap bersama roti hangat. Makanan khas Roma ini mudah ditemukan di restoran dan pasar.

Tur kereta api Vatikan ini dimulai pada pukul 08.30 pagi waktu setempat dan berakhir di stasiun San Pietro pada pukul 18.00 waktu Italia. Tiket tur kereta api selama seharian di Vatikan ini sudah termasuk tiket masuk gratis ke dalam Museum Vatikan dan tur kereta ini diadakan seminggu sekali.