Jepang Diterjang Badai Faxai, Berimbas ke Penerbangan di Bandara Narita dan Haneda

Ilustrasi Badai Faxai.Sumber: AFP

Jepang kembali diterjang bencana alam yang berdampak pada kehidupan warga di sana. Badai Faxai yang kembali ‘menyambangi’ Negeri Sakura ini dikabarkan menjadi yang paling kuat dalam enam dekade terakhir. Salah satu kota yang paling terdampak dari Badai Faxai ini adalah Tokyo, dimana angin berkecepatan 216 km per jam menghantam 290.000 rumah di sana dan mengacaukan jaringan transportasi di sana. Tidak hanya itu, sekitar 5.000 orang yang tinggal di Chiba dan prefektur Kanagawa dihimbau untuk mengungsi.

Baca Juga: Hadapi Petir, Es dan Angin Kencang, Pesawat Sejatinya Telah Dirancang Untuk Kondisi Ekstrim

Pada Senin (9/9) dini hari, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan oleh otoritas setempat terkait Badai Faxai ini, tapi sekitar 864.000 rumah kehilangan daya listriknya – termasuk yang ada di kota Kamogawa, sebelah Timur Tokyo. Lalu, jika tadi disinggung tentang jaringan transportasi yang terdampak badai ini, bagaimana kondisi di Bandara Haneda dan Narita yang masing-masing berada di Tokyo dan Chiba?

Sebelumnya, sedikit sejarah tentang badai ini adalah Faxai digunakan untuk menamai empat siklus badai yang terjadi di sebelah barat laut Samudera Pasifik. Faxai sendiri merupakan nama depan seorang wanita Laos. Namun sayang, identitas dari Faxai ini tidak bisa digali lebih dalam.

Dikutip KabarPenumpang.com dari laman straitstimes.com (8/9), dua penerbangan Singapore Airlines (SIA), SQ630 dari Singapura menuju Tokyo Haneda dan SQ639 dari Tokyo Haneda menuju Singapura terpaksa di-reschedule. Dikabarkan, SQ630 yang dijadwalkan berangkat pada pukul 17.05 waktu setempat diundur keberangkatannya jadi 01.05 keesokan harinya. Sementara untuk SQ639 yang dijadwalkan bertolak pada pukul 02.25 waktu setempat harus mengalami delay hingga pukul 11.03 dan dijadwalkan tiba di Singapura pada pukul 16.37 di hari yang sama.

“Selain dua penerbangan tersebut, semua penerbangan SIA yang menuju ke Haneda dan Narita beroperasi seusai jadwal,” ujar pihak maskapai.

“Karena situasinya yang masih tidak pasti, Singapore Airlines memantau situasi dengan seksama dan pelanggan juga dapat memeriksa situs web dan platform media sosial kami secara teratur untuk mendapatkan pembaruan,” tandas SIA.

Baca Juga: Ini Dia! Alasan Kenapa Pesawat Harus Terbang Tinggi!

Mengutip dari bbc.com (9/9), Badai Faxai ini juga telah membuat 100 penerbangan di Tokyo dibatalkan.

Jika dilihat dari laman FlightStats dan OAG, tampak dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jepang (Haneda dan Narita) menuju Jakarta mengalami keterlambatan. GA9353 yang dijadwalkan berangkat dari Tokyo Haneda (HND) menuju Jakarta (CGK) pada pukul 10.15 waktu setempat dijadwal-ulang untuk bertolak pada pukul 13.10. Sedangkan GA9153 yang dijadwalkan bertolak dari Narita (NRT) menuju Jakarta (CGK) pada pukul 11.05 waktu setempat molor menjadi pukul 11.25 waktu setempat.