Jumbo Hostel Boeing 747, Penginapan Premium di Lingkungan Bandara Arlanda

STF Jumbo di bandara Arlanda (www.hotelyouwant.com)

Ada pemandangan yang menarik saat keluar dari Bandara Arlanda di Stockholm, Swedia. Bertengger di lapangan hijau, nampak jelas sosok Boeing 747-200 berwarna biru dan putih dan dibawahnya dikeliling beberapa mobil. Meski berwujud pesawat utuh, tapi  tak ada mesin yang terpasang di kedua sayapnya, inilah yang disebut Jumbo Hostel, penginapan premium yang mengambil konsep pesawat legendaris Boeing Jumbo Jet.

Baca juga: Boeing 727 Ini Berubah Jadi Penginapan Mewah di Tepi Pantai

KabarPenumpang.com merangkum dari hotelyouwant.com, ruangan terbatas yang sempit dalam bangkai pesawat ini dirubah menjadi kamar-kamar elegan sejak tahun 2008 lalu. Tak hanya itu, bagi penggemar penerbangan dan penyuka petualang bisa menjadikan Jumbo Hostel ini sebagai tempat untuk mencari pengalaman yang unik serta berkesan. Berada di negara Swedia yang indah, hotel menjadi lambang kemewahan dan kenyamanan.

Bagian dalam kamar Hostel Jumbo (www.hotelyouwant.com)

Jumbo Hostel menjadi satu contohnya dimana pesawat Boeing yang telah mangkrak dapat dibuat menjadi lebih inovatif. Pesawat Boeing ini dirubah oleh seorang pebisnis ulung bernama Oscar Dios yang telah mengabiskan dana US$1,5 juta untuk mengubah bangkai pesawat ini menjadi sebuah hotel bintang lima.

Diketahui, proses untuk melakukan renovasi pada bangkai pesawat Boeing 747-200 ini memakan waktu hingga enam bulan hingga menjadi seperti saat ini. Hostel ini sendiri diminati para pelancong karena berada di dalam lingkungan Bandara Arlanda, sehingga para pelancong yang terkena penundaan penerbangan atau yang ingin merasakan kenikmatan tidur dalam hotel dari pesawat akan dengan mudah berada di dalamnya.

Merujuk ke asal pesawat yang digunakan, awalnya adalah milik Singapore Airlines yang dibuat tahun 1976 dan kemudian di jual ke Pan America hingga pensiun tahun 2002. Setelah itu pesawat ini berganti menjadi Clipper Belle of Sky dan melayani Air Club International, Transjet, Northeast Airlines dan lainnya.

Kamar di Hostel Jumbo (www.hotelyouwant.com)

Hingga akhirnya pesawat ini di lelang tahun 2002 oleh pemilik terakhirnya yakni Transjet yang mengalami kebangkrutan. Tahun 2007, Boeing 747-200 ini akhirnya dimiliki Oscar Dios dan diberikan izin oleh pihak berwenang Sigtuna mendirikan proyek untuk menjadikan pesawat ini sebagai Hostel Jumbo yang dikenal saat ini.

Renovasi yang memakan waktu enam bulan ini, membuat para pekerja harus mengeluarkan 450 kursi, mengganti cat dan perabotannya. Pembuatan hotel ini juga sudah memenuhi syarat konvensional iklim, isolasi dan pengaturan suhu.

Hampir semua kamar yang berada dalam bangkai pesawat ini menghadap ke landasan pacu. Setiap sudut hotel memberikan pengalaman penerbangan yang bisa dinikmati oleh tamu. Kapasitas Jumbo Hostel ini terdiri dari 29 kamar dan 61 tempat tidur dari model suite single, suite double dan kamar dengan empat tempat tidur.

Bagian kokpit yang terletak di dek atas merupakan kamar yang paling besar dan lengkap dengan shower serta kamar mandi pribadi. Setiap kamar dalam hotel ini dilengkapi dengan fitur berteknologi tinggi yakni televisi layar datar, WiFi dan perlengkapan mandi.

Bar dan Restaurant di dalam Hostel Jumbo (www.hotelyouwant.com)

Meskipun dibuat dari sebuah pesawat, hotel ini juga tetap mempertahankan keaslian bentuknya dan membuat suasana pesawat jet yang khas. Sehingga bisa dikatakan, sebagai pelancong tidak boleh melewatkan menginap pada Jumbo Hostel ini.

Baca juga: Melesat 200 Km Per Jam, Arlanda Express Kereta Bandara Tercepat

Para pegawai di hotel ini juga menggunakan pakaian layaknya kru pesawat baik itu sebagai kapten penerbangan maupun awak kabin. Anda yang menjadi tamu hotel ini bisa menggunakan lobi untuk berinteraksi dengan tamu lainnya dan bisa memesan makanan kemasan seperti kue dan minuman di Jumbo Bar and Restaurant dimana para tamu bisa bersantai di kursi sembari menikmati makanan dan minuman.

Bagi Anda yang membawa makanan sendiri bisa memanaskannya di microwave dimana pihak hotel sudah menyediakannya. Hotel ini sangat strategis karena ditempatkan di pintu masuk Bandara Arlanda yang menawarkan panorama keseluruhan landasan pacu melalui jendela-jendela kamar. Selain dekat dengan bandara, dari Jumbo Hostel ini Anda dapat menjangkau obyek wisata seperti Istana Steninge, Istana Roserberg dan kastil Skokloster.

Memang tak murah untuk menginap di Jumbo Hostel, tarif per malam untuk dua orang berkisar di US$1.500 sampai US$2.000. Karenanya penginapan ini layak disebut sebagai hostel premium.