Tuesday, June 2, 2026
HomeDaratSelain Tarif Terjangkau, Ini yang Tetap Jadi Andalan Masyarakat Gunakan Kereta Api...

Selain Tarif Terjangkau, Ini yang Tetap Jadi Andalan Masyarakat Gunakan Kereta Api Cikuray

Jalur selatan memang hadirkan pesona alam yang tak terlupakan saat menggunakan kereta api. Tak hanya itu kawasan yang berada Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kini sudah cukup banyak pilihan kereta api yang sesuai keinginan masyarakat untuk menempuh perjalanan dari arah Jakarta maupun sebaliknya. Namun disisi lain, wilayah Jawa Barat memang memiliki sejuta pesona kawasan wisata yang terbaik. Seperti halnya Kota Garut yang memiliki julukan Kota Dodol ini. Ya, masyarakat sudah bisa menggunakan kereta api ke kota tersebut.

Selain adanya kereta lokal, kereta api yang satu ini tentu masih eksis dan ramai digunakan masyarakat. Selain harganya terjangkau, menggunakan kereta ini justru merasakan pengalaman yang menyenangkan. Ya, inilah Kereta Api (KA) Cikuray dengan rute Stasiun Pasar Senen – Garut pp. KA Cikuray digadang-gadang merupakan satu-satunya kereta jarak jauh dengan tarif subsidi yakni hanya Rp45.000. Tak heran, setiap akhir pekan tiket kereta api ini selalu habis terjual.

Minat masyarakat terhadap KA Cikuray juga terus menunjukkan pertumbuhan positif. Karena banyak dimanfaatkan oleh pelajar, pekerja, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, wisatawan, serta masyarakat yang melakukan perjalanan antarkota untuk berbagai keperluan.

Dari data yang disampaikan PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI), pada relasi Garut – Pasar Senen, jumlah penumpang meningkat dari 157.735 pada 2022 menjadi 272.648 penumpang pada 2023. Angka itu naik 72,85 persen. Jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 305.959 penumpang pada 2024 atau naik 12,22 persen. Pada 2025, jumlah penumpang mencapai 313.926 orang atau bertambah 2,60 persen.

Sebaliknya, pertumbuhan juga terjadi pada relasi Pasar Senen – Garut. Jumlah penumpang naik dari 135.530 orang pada 2022 menjadi 242.119 orang pada 2023 atau meningkat 78,65 persen. Pada 2024, jumlah penumpang kembali bertambah menjadi 285.130 orang atau naik 17,77 persen. Sementara itu, pada 2025, jumlah penumpang mencapai 301.797 orang atau meningkat 5,85 persen. Secara kumulatif, KA Cikuray telah melayani 2.014.844 penumpang sepanjang 2022 hingga 2025.

Adapun selama Januari hingga April 2026, KA Cikuray melayani 211.498 pelanggan. Jumlah itu terdiri dari 107.459 penumpang pada relasi Garut-Pasar Senen dan 104.039 penumpang pada relasi Pasar Senen – Garut. Dengan demikian, sejak 2022 hingga April 2026, KA Cikuray telah melayani 2.226.342 penumpang.

KA Cikuray melayani 12 stasiun pemberhentian. Stasiun tersebut meliputi Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi, serta Pasar Senen. Setiap stasiun memiliki karakter dan peran berbeda dalam menggerakkan kehidupan masyarakat.

Bagi penumpang, perjalanan menggunakan KA Cikuray juga menghadirkan pengalaman tersendiri. Dari balik jendela kereta, pelanggan dapat menikmati pemandangan perbukitan, lahan pertanian, serta hamparan kebun sayur yang menjadi ciri khas Garut.

Kondisi alam yang sejuk dan tanah yang subur menjadikan Garut sebagai salah satu daerah penghasil komoditas hortikultura di Jawa Barat. Berbagai hasil bumi, seperti kentang, wortel, kubis, tomat, cabai, bawang daun, jeruk, alpukat, dan aneka sayuran dataran tinggi tumbuh di wilayah tersebut. Hasil panen itu setiap hari bergerak menuju berbagai kota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perjalanan KA Cikuray memperlihatkan bagaimana satu jalur kereta api dapat menghubungkan daerah dengan karakter yang berbeda. Dari wilayah pertanian yang sejuk di Garut, pusat pendidikan dan perdagangan di Bandung Raya, kawasan industri di Karawang dan Cikarang, hingga pusat aktivitas masyarakat di Jakarta, semuanya terhubung dalam satu perjalanan.

Dampak Ekonomi KA Kahuripan: Kereta Termurah yang Hidupkan Jalur Selatan Jawa

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Yang Terbaru