Kecewa Pada Perusahaan, Sopir Bus di Jepang Tak Tarik Biaya Perjalanan!

Sumber: gqitalia.it

Ada beragam cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk menunjukkan rasa ketidakpuasannya terhadap sesuatu – mulai dari menyampaikan aspirasi dengan kepala dingin hingga melakukan demonstrasi. Nah, lain cerita dengan apa yang dilakukan oleh sekelompok pengemudi bus di Okayama, Jepang. Alih-alih menyelesaikan masalahnya dengan musyawarah, mereka justru tetap ‘narik’ tapi tidak memungut biaya perjalanan kepada para penumpangnya. Nah lho!

Baca Juga: Dari Jepang Hingga Bandung Tawarkan Sensasi Makan di Atas Bus

Seperti yang dikutip KabarPenumpang.com dari laman theguardian.com, aksi ini mereka lakukan atas dasar ‘perselisihan’ antar perusahaan bus lain yang menawarkan tarif perjalanan yang lebih murah. Ketika tuntutan mereka terkait peningkatan jaminan pekerjaan kepada pihak Ryobi Bus Company selaku operator tidak dipenuhi, sejumlah pengemudi bus lalu melancarkan aksi yang merugikan perusahaan tersebut.

Kejadian ini sendiri terjadi sekitar awal Mei 2018 kemarin. Aksi ini tergolong unik karena biasanya penyampaian aspirasi pihak yang dirugikan selalu diidentikan dengan tindakan anarkis. Para pengemudi ini mengambil inisiatif untuk menutupi mesin pembayaran di dalam bus dengan menggunakan kain putih dan sama sekali tidak menarik ongkos dari para penumpang.

Sebelumnya, kejadian hampir serupa juga pernah menimpa salah satu perusahaan jasa transportasi bus di Australia, tepatnya di Sydney dan Brisbane pada akhir tahun lalu. Dilatarbelakangi hal yang berbeda, para pengemudi di Benua Kangguru ini pun memberlakukan ‘hari perjalanan gratis’ kepada setiap penumpangnya.

Sudah barang tentu, aksi para pengemudi bus ini menuai banyak respon dari netizen – namun kebanyakan dari mereka malah menyayangkan aksi unik ini.

“Sebenarnya ini tidak terlalu baik untuk para pengemudi. Itu sama saja dengan bekerja tanpa digaji,”

“Menurut saya, mogok kerja akan memberikan tekanan lebih kepada pihak perusahaan,”

Baca Juga: Gunakan Ponsel Saat Bertugas, Masinis di Jepang Diganjar Sanksi

“Saya suka cara mereka, dimana para pengemudi ini mencoba sesuatu yang baru untuk memenuhi permintaan mereka terhadap perusahaan,”

Ya, tiga contoh komentar netizen di atas mewakili keseluruhannya, dimana masing-masing dari netizen punya pandangannya sendiri terhadap aksi berkendara tanpa biaya. Mungkin kalau aksi serupa terjadi di Indonesia, para penumpang akan berharap kejadian ini terjadi setiap hari ya!