Kehadiran Skybridge Bakal Ubah Tata Letak Pintu Stasiun Tanah Abang

0
Skybridge yang menyambung ke Stasiun Tanah Abang (kompas.com)

Pembangunan jembatan penyeberangan multi guna (JPM) atau skybrige oleh Pemprov DKI akan berdampak pada perubahan tata letak ruangan di Stasiun Tanah Abang. Simulasi skybrige sendiri akan berlangsung dari tanggal 23 hingga 30 November 2018.

Baca juga: TransJakarta Explorer, Gratis Untuk Penumpang Stasiun Tanah Abang

Kepala Humas Daerah Operasional (Daop) I Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan akan adanya simulasi yang dilakukan PT KAI dan KCI untuk mengetahui waktu kepadatan arus penumpang Stasiun Tanah Abang. Dia mengatakan akan melihat arus penumpang dari hari ke hari seperti apa kepadatan di lantai atas baru dibuat pemetaan.

“Pemetaannya sendiri saat ini masih progres, karena hal tersebut berkaitan dengan keselamatan, pelayanan, kenyamanan, keamanan dan ketertiban penumpang di stasiun,” ujar Edy saat dihubungi KabarPenumpang.com, Selasa (27/11/2018).

Dia mengatakan pemetaan ini sendiri berkaitan dengan pergeseran gate (pintu) dan hasil evaluasi dari simulasi tersebut akan dijadikan pertimbangan perubahan tata ruang Stasiun Tanah Abang. Kepala Daop I, Dadan Rudiansyah menambahkan, PT KAI sendiri berencana memindahkan gate keluar masuk penumpang yang berada di lantai 2 Stasiun Tanah Abang sehingga posisinya akan lebih dekat dengan skybridge.

Sehingga skybridge ini akan terkoneksi langsung dengan stasiun. Namun, pihaknya khawatir bila pintu tidak dipindah, maka ruang kosong antara skybridge dengan stasiun akan penuh dengan masyarakat maupun pedagang.

Dadan mengatakan, terkait hal ini, pihaknya masih mengkaji pemindahan gate itu, sebab jika gate dipindah akan ada pengurangan dan dikhawatirkan mengganggu arus penumpang di stasiun. Edy menambahkan saat ini ada 13 gate dan jika dipindah akan berkurang menjadi tujuh karena lebar ruang kosong di dekat skybridge lebih sempit.

Baca juga: Stasiun Palmerah, Dulu Bernama Paal Merah yang Berarti Patok Merah

Dengan adanya pemetaan ini sendiri, Dadan mengatakan, PT KAI berencana membongkar sejumlah ruangan sehingga ada ruang yang lebih lebar untuk pemasangan pintu.

“Kami akan membuka (bongkar ruangan), kami minta waktu mengevaluasi itu, ada ruangan VIP dan kepala stasiun, mungkin akan kita buka,” kata Dadan.

Tak hanya gate, loket penjualan tiket pun akan berpindah letaknya di depan gate.

Leave a Reply