Kereta Raja Alfonso XIII, Legenda Kereta Spanyol Yang Terbuang dari Sejarah

0
Tampak depan kereta yang digunakan Franco (elpais.com)

Bila bertandang ke Negeri Matador, maka ada kereta yang pernah digunakan Raja Alfonso XIII hingga seorang diktator Francisco Franco. Sayang, kereta itu kini hanya sebagai gerbong tua yang usang dan hanya dijanjikan untuk restorasi sejak 30 tahun lalu. Kereta yang pernah membawa Franco bertemu Hitler pada tahun 1940 ini, pernah menghabisakan enam dekade tanpa tersentuh siapapun.

Baca juga: Mewah Bak Limousine, Berlapis Baja Laksana Tank, Inilah Kereta Diktator Korea Utara

KabarPenumpang.com merangkum dari laman elpais.com (9/1/2018), untungnya tahun 2006 lalu, kereta ini sempat dipelihara dengan baik tetapi tanpa furnitur didalamnya. Bagian luar kereta ini pun sudah pudar warna hijau dengan garis kuningnya bahkan tertutup sarang laba-laba di keseluruhan kereta tersebut.

Bagian koridor kereta (elpais.com)

Miris memang, apalagi kereta ini sempat di lelang tahun 1975 atau sekitar satu juta pesata atau sekitar €6 ribu atau sekitar Rp101 juta ke agen barang antik yang menggunakan kereta itu untuk titik temu pemburu di peternakan Ciudad Real. Tetapi dikarenakan negara merasa kereta tersebut milik mereka, akhirnya dibeli kembali setelah sembilan tahun kemudian sebagai 150 ton logam bekas senilai 375 ribu peseta atau sekitar €2235 atau sekitar Rp37 juta.

Awalnya pemerintah akan meletakkan kereta ini di bagian depan Rail Museum di Madrid, namun belum terlaksana karena dibutuhkan pemugaran secara keseluruhan. Sayangnya biaya untuk pemugaran kereta ini dikatakan tidak cukup.

Padahal banyak pihak yang mengatakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang ditinggalkan pada kereta ini tidak memerlukan banyak biaya. Pemilik kereta yakni Spanish Railways Foundation mengatakan dalam sebuah email bahwa ini tidak sesuai jadwal dan menunggu kesempatan.

Kamar di dalam kereta (elpais.com)

“Asosiasi yang menerima kereta api pada tahun 1997 dan mengatur restorasi terakhir antara tahun 2004 dan 2005, berpendapat bahwa ini adalah organisasi nirlaba yang dibiayai oleh hibah dan dana tersebut tidak dapat diselesaikan pekerjaan saat ini. Tiga belas tahun yang lalu, daerah Castilla dan León memberi kami €282 ribu atau Rp4,7 miliar dan dari anggaran kami, kami mengajukan €23 ribu atau Rp386 juta lagi. Kami memperbaiki interiornya. Kami juga membangun gudang untuk melindunginya, “kata Maria Muñoz, bos Adema, sebuah asosiasi yang bekerja dalam pembangunan di Almazán dan daerah sekitarnya.

Pada masa diktator Franco, sebelum sampai bertemu dengan Hitler, dia dan anak buahnya menggunakan kereta ini ke Hendaye. Pada perjalanannya mereka terlambat delapan menit karena ada pemadaman listrik di tengah jalan dan untungnya cepat terselesaikan.

Sayangnya pertemuannya dengan Hitler tak pernah mencapai kesepakatan apalagi untuk ikut dalam perang dunia kedua. Saat akan meninggalkan Hitler, Franco melambaikan tangannya melalui pintu dan hampir terjatuh, untung di tolong oleh Jenderal José Moscardó dan Panglima Martínez Maza.

Baca juga: Setelah 175 Tahun, Ratu Inggris Kembali Menumpangi Kereta Api

Diketahui, kereta ini dibuat di Sastao Provinsi Vizcaya tahun 1929 dengan panjang 20 meter dan lebar tiga meter. Di dalam kereta ini terdapat dapur, ruang pertemuan besar, koridor dengan tiga kamar dimana salah satunya dilengkapi kamar mandi dan satu kamar mandi di koridor.

Lemari dapur dibuat dengan kayu berkualitas tinggi, tiga pipa pemanas untuk dibawah tempat tidur Franco. Inilah yang tersisa dari 75 tahun lalu sedangkan di dalam foto kereta tersebut dilengkapi tempat tidur, permadani, meja rias, kursi makan, sofa dan lainnya.

Leave a Reply