Kurang dari 5 Jam, British Airways Catatkan Rekor Penerbangan Trans-Atlantik Tercepat di Dunia dengan Boeing 747

0
Armada Boeing 747 British Airways. Foto: Aviation Voice

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, sebuah pesawat penumpang komersial berhasil terbang melintasi Atlantik dalam waktu kurang dari lima jam. Belum lama ini, sebuah penerbangan British Airways mendarat mulus Minggu pagi, pukul 4.43 waktu setempat, di Bandara Heathrow (LHR), London, setelah meninggalkan Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), New York hanya empat jam dan 56 menit, hampir dua jam lebih cepat dari jadwal semula, yakni pukul 6.25 pagi.

Baca juga: Norwegian Airlines Bebaskan Awak Kabin untuk Berdandan Seadanya

Dikutip dari laman cnbc.com, Kamis, (13/2), menurut catatan Flightradar24, lembaga yang melacak penerbangan global, dengan waktu tempuh tersebut, British Airways berhasil mengunci rekor kecepatan baru untuk pesawat komersial subsonik – atau lebih lambat daripada kecepatan suara – untuk terbang di antara kedua kota tersebut. Rekor sebelumnya dipegang oleh penerbangan Norwegian Air, yang terbang antara kedua kota dengan waktu penerbangan lima jam dan 13 menit.

Keberhasilan Bristish Airways dalam mencatatakan rekor penerbangan trans-atlantik tercepat di dunia tentu sangat spesial. Selain tidak mengharapkan atau berniat mengejar rekor tersebut, pada penerbangan sebelumnya, rata-rata waktu tempuh memang jauh lebih daripada itu. Terlebih, kala itu, di saat yang hampir bersamaan, penerbangan Virgin Atlantic juga berhasil mendarat mulus di Bandara LHR. Hanya saja, maskapai asal Britania Raya tersebut terpaut waktu satu menit lebih lambat dari penerbangan British Airways.

Seperti dilihat KabarPenumpang.com dari situs flightradar24, Kamis, (13/2), sejak tanggal 5 Februari – 11 Februari 2020, penerbangan JFK – LHR umumnya mencatatkan waktu lebih dari enam jam, adapun yang sejak tanggal tersebut (kecuali penerbangan tanggal 8 Februari yang mencatatkan rekor) penerbangan tercepat tercatat pada tanggal 5 Februari, dengan waktu tempuh enam jam 10 menit.

Menanggapi rekor penerbangan tercepat trans-atlantik tersebut, Direktur Komunikasi Flightradar24, Ian Petchenik, mengungkapkan, rekor penerbangan itu terjadi karena didukung beberapa faktor alam. Hal tersebut sangat jarang dan hampir sulit ditemukan dalam setiap penerbangan.

Baca juga: Tanpa Tiket dan Dokumen, Bocah 13 Tahun ‘Sukses’ Terbang dengan British Airways

“Angin dan arus udara ideal untuk penerbangan cepat. Di musim dingin, aliran jet turun sedikit. Ini semacam tempat yang sempurna untuk penerbangan melintasi Atlantik Utara untuk memanfaatkannya,” ungkapnya.

Meskipun berhasil memecahkan rekor waktu tercepat sebelumnya, pihak British Airways sendiri menyebut, keberhasilan dengan nomor penerbangan BA112 yang menggunakan pesawat Boeing 747 tersebut, pihaknya tetap memprioritaskan keselamatan di atas kecepatan.

Leave a Reply