Lalui Wilayah Borobudur, Jalur Kereta Api Yogyakarta-Magelang Siap di Reaktivasi

Patok DJKA di pasang di Secang pertana reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang (Tribunjogja.com)

Jalur kereta api dari Yogyakarta ke Magelang yang sebelumnya hanya wacana akan di aktifkan kembali, kini akan direalisasikan dalam waktu dekat. Nantinya jalur yang dibangun ini akan melalui wilayah Borobudur, sehingga akses menuju ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur lebih mudah.

Baca juga: Pembangunan (Kembali) Jalur KA Yogyakarta – Magelang, Hidupkan Nostalgia Era 70-an

“Betul adanya rencana itu (reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang (Borobudur) akan segera dilaksanakan oleh DJKA (Dirjen Perkeretaapian),” yang diutip KabarPenumpang.com dari tribunjogja.com (31/7/2018).

Untuk menandai rencana reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang ini, DJKA (Dirjen Perkeretaapian) memasang patok di Kabupaten Magelang salah satunya di Kecamatan Secang. Patok ini sendiri dipasang sekitar 800 meter dari jalur kereta api yang lama tepatnya di sekitar perempatan Secang antara Jalan Raya Secang dan Jalan Alternatif Secang-Pucang.

Pematokan ini sendiri merupakan pekerjaan dari Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA yang tengah melakukan Studi Kelayakan (FS) dan Survey Investigasi Desain. Adanya studi kelayakan ini sendiri untuk melihat kelayakan dari jalur kereta yang sudah ada maupun jalur baru yang akan dibangun.

“Pematokan itu adalah bagian dari pekerjaan Studi Kelayakan (FS) dan Survey Investigasi Desain (SID) jalur KA menuju KSPN Borobudur. Sebagian jalur memang jalur baru, juga jalur lama,” kata Eko.

Namun Eko mengatakan, pihaknya belum tahu secara pasti dimana saja wilayah yang akan dilalui terkait jalur baru untuk jalur kereta api Yogyakarta-Magelang. Dia menambahkan terkait pembebasan lahan juga merupakan kewenangan DJKA pusat.

Baca juga: Jejak Sejarah Stasiun Muntilan, Kini Berubah Jadi Terminal Bus Prajitno

Eko sendiri mengatakan, rencana reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang ini memang sudah digaungkan cukup lama, tetapi baru tahun ini mulai direalisasikan.
Tujuan dari reaktivasi jalur kereta tersebut untuk menunjang KSPN Borobudur.

“Iya, memang salah satu tujuannya untuk giat wisata Borobudur. Jalur kereta api itu akan melalui Borobudur juga dan mempermudah akses wisatawan menuju ke sana,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, reaktivasi ini sempat hanya menjadi wacana. Hal ini dikarenakan jalur lama tidak memungkinkan untuk di reaktivasi karena sudah terbangun perumahan dan menjadi jalan raya yang dilalui kendaraan lainnya.