Lansia Meninggal Setelah Kejang-kejang, Bikin Penumpang Bus Lompat dari Jendela

0
ilustrasi bus Jamaika (stabroeknews.com)

Segala sesuatu yang menyangkut Covid-19 tentu menimbulkan kengerian tersendiri, bahkan bila ada orang yang sakit hingga meninggal di tempat umum, bisa mengakibatkan kepanikan tersendiri di tengah warga.  Seperti seorang pria paruh baya berusia sekitar 65 tahun dinyatakan meninggal di Pusat Kesehatan Stony Hill. Pria tersebut sebelum dibawa ke pusat kesehatan, awalnya menderita kejang-kejang di dalam sebuah bus umum dan membuat penumpang panik.

Baca juga: Pengemudi Bus di Jamaika Maafkan Penumpang yang Tularkan Covid-19

Karena insiden ini kemudian membuat stigma dan diskriminasi yang tersebar luas di Jamaika ketika penyebaran penyakit virus corona atau Covid-19 tampak jelas di masyarakat. Bahkan saat kejang-kejang, penumpang pria tersebut dilaporkan hanya mendapat bantuan seadanya karena kepanikan para penumpang lain di dalam bus.

KabarPenumpang.com melansir dari laman stabroeknews.com (24/4/2020), insiden ini tak hanya membuat panik, bahkan seorang penumpang pria lain sampai melompat akibat ketakutan. Diketahui insiden ini terjadi dalam sebuah bus St Andrew pada hari Rabu (23/4/2020), dan membuat semua penumpang ketakutan berlari ke pintu keluar.

Bahkan beberapa diantaranya melompat melalui jendela mencoba melepaskan diri dari yang mereka anggap pria tua tersebut terinfeksi Covid-19. Inspektur Linval Harrison dari kepolisian Stony Hill mengkonfirmasi kematian penumpang. “Sopir membawanya ke klinik Stony Hill, tempat dia meninggal tak lama setelah itu. Sepertinya dia sakit karena beberapa masalah mendasar, ”kata Harrison.

Leave a Reply